Universitas Airlangga Official Website

Sebulan Mengabdi, BBK 7 UNAIR Tinggalkan Dampak pada Masyarakat Mojoasem

Pembuatan QRIS kepada Smartphone pelaku UMKM oleh Adam Vieto pada Sabtu (17/1/2026)
Pembuatan QRIS kepada Smartphone pelaku UMKM oleh Adam Vieto pada Sabtu (17/1/2026) (Foto: Dokumentasi Tim)

UNAIR NEWS – Belajar Bersama Komunitas (BBK) merupakan bentuk pengabdian mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung selama satu bulan itu tentu menyasar banyak bidang dari mulai ekonomi, kesehatan, lingkungan, dan pendidikan. BBK 7 UNAIR mengakselerasi keempat bidang tersebut di berbagai daerah di Jawa Timur, salah satunya di Kelurahan Mojoasem, Sidayu, Gresik. 

Khusnul, anggota PKK sekaligus penerima manfaat program kerja BBK 7 UNAIR menyampaikan apresiasinya pada mahasiswa UNAIR itu. “Satu bulan mungkin waktu yang singkat, ya, tapi saya rasa kehadiran teman-teman mahasiswa membantu banyak terutama untuk pendidikan anak-anak di sini melalui les yang mereka adakan setiap malam hari,” katanya. 

Tidak berhenti di situ, Khusnul juga menyampaikan ia tidak mengharapkan hal besar dari mahasiswa BBK. Namun, ia mengaku program kerja yang mahasiswa BBK 7 inisiasi untuk ibu-ibu sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat. 

“Saat itu sempat diadakan praktik masak berkaitan dengan makanan bergizi dan pembuatan teh bunga telang untuk ibu-ibu. Menurut saya program kerja seperti itu yang cukup membekas, bisa kami praktikkan dan tidak akan rusak dari ingatan. Terutama bibit bunga telang yang mereka berikan itu, kami tanam semua, itu, di depan rumah, bermanfaat,” jelasnya. 

Sesi wawancara bersama bu Khusnul, warga Mojoasem pada Senin (26/1/2026) (Foto: Dok. Tim)

Meskipun begitu, Khusnul juga berpesan bahwa hal terpenting dalam pengabdian masyarakat adalah berbaur dengan warga setempat. Turut mengikuti agenda rutinan yang terselenggara adalah salah satu caranya. Utamanya karena banyak agenda keagamaan yang bisa diikuti di Kelurahan Mojoasem. 

“Saya bisa katakan program kerja yang diinisiasi mahasiswa sekalian bermanfaat dan berdampak positif. Saya juga lihat dalam waktu singkat ini (mahasiswa, red) sudah sangat dekat dengan masyarakat di sini. Semoga ilmu yang diberikan manfaat, ya, dan semoga belajar banyak juga selama di sini,” pungkasnya. 

Pengabdian BBK 7 UNAIR di Mojoasem menunjukkan bahwa kedekatan, relevansi, dan kebermanfaatan program kerja merupakan aspek penting dalam mensukseskan program kerja. Pengalaman ini tidak hanya memberi manfaat bagi warga setempat, tetapi juga menjadi ruang belajar sosial yang berharga bagi mahasiswa. 

Penulis: Dinnaya Mahashofia 

Editor: Yulia Rohmawati