UNAIR NEWS – Paguyuban Karya Salemba Empat Universitas Airlangga (KSE UNAIR) sukses melaksanakan kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Masjid Ulul Azmi, Kampus MERR-C, UNAIR, pada Senin (22/12/2025).
Kegiatan donor darah itu merupakan program kerja yang diamanahkan langsung oleh KSE Pusat kepada Paguyuban KSE UNAIR. Pelaksanaannya melalui kolaborasi dengan Petrokimia Gresik sebagai salah satu donatur, serta bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai mitra medis.
Menyasar Masyarakat Luas
Pada kesempatan itu, Muhammad Maulana selaku ketua paguyuban KSE UNAIR, menjelaskan bahwa kegiatan donor darah kali ini memiliki sasaran yang lebih luas daripada tahun-tahun sebelumnya. “Tahun ini, target kami tidak hanya internal KSE, tetapi juga menyasar masyarakat luas,” ujar Maulana.
Lebih lanjut, antusias peserta yang terlibat cukup tinggi. Selama pelaksanaan, panitia berhasil mengumpulkan lebih dari 20 kantong darah. Peserta donor darah itu berasal dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, masyarakat umum, hingga petugas dan karyawan di lingkungan UNAIR.

Maulana pun menyebut, kegiatan donor darah ini menjadi bagian dari program community development yang KSE usung. Program tersebut berfokus pada penguatan tanggung jawab sosial, khususnya di bidang kesehatan. Selain donor darah, KSE juga memiliki program lain yang bergerak di bidang lingkungan hingga sosial kemasyarakatan.
Tumbuhkan Kesadaran Sosial
Di sisi lain, Maulana turut mengungkap tantangan dari tahap skrining kesehatan calon pendonor. Beberapa peserta belum lolos karena kondisi kesehatan yang belum memenuhi standar. Meski demikian, ia menegaskan pelaksanaan donor darah kali ini tetap berjalan lancar sesuai dengan prosedur medis.
“Peserta yang hadir hari ini memang cukup banyak, tetapi tidak semua bisa lolos skrining kesehatan. Dari hasil pemeriksaan, sekitar 20 peserta alhamdulillah dinyatakan layak mendonor, dan bagi kami itu sudah mencapai target,” tambah Maulana.
Melalui kegiatan tersebut, Maulana juga panitia lainnya berharap, program donor darah dapat menjadi wadah kolaborasi antarwarga kampus sekaligus menumbuhkan kesadaran sosial di kalangan mahasiswa. Ia pun menekankan kegiatan serupa dapat terus berlangsung secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pihak.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi pengikat kebersamaan, tidak hanya bagi Paguyuban KSE UNAIR, tetapi juga seluruh civitas akademika. Ada nilai sosial yang bisa diambil, terutama semangat berbagi dan tanggung jawab sosial,” pungkas Maulana.
Penulis: Nur Khovivatul Mukorrobah
Editor: Ragil Kukuh Imanto





