UNAIR NEWS – Pusat Pengembangan Karir dan Keberdampakan Alumni (PPKA) Universitas Airlangga (UNAIR) mengadakan kolaborasi bersama Sea Group menyelenggarakan acara bertajuk Shopee Campus Roadshow di Maleo Hall, Gedung Medang Kampus Dharmawangsa-B pada Senin (9/3/2026). Kegiatan interaktif tersebut bertujuan sebagai tempat pengenalan program pengembangan karir unggulan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi wadah berbagi wawasan seputar dunia kerja profesional secara langsung.
Peluang Karir dan Kunci Sukses
Chandra Wijaya selaku perwakilan People Search SPX Express memaparkan ekosistem besar Sea Group yang menaungi Garena, Shopee, SeaMoney, dan SPX Express. Ia mengenalkan empat program karir utama bagi talenta muda. Mulai dari kelas magang (Apprentice) hingga Management Associate yang menawarkan rotasi kerja tingkat global. “Kami mencari talenta dengan karakteristik pembelajar cepat, inisiatif tinggi, mampu menyelesaikan masalah, serta menjadi komunikator yang efektif menggunakan data,” papar Chandra.
Agar menonjol di mata perusahaan, Chandra menyarankan mahasiswa untuk aktif mengikuti kompetisi, berorganisasi, serta mencari pengalaman magang guna membangun mental pemenang. Penguasaan keahlian teknis dinilai jauh lebih penting untuk bersaing dibandingkan sekadar mengandalkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang tinggi. “Hal terpenting adalah jadilah versi diri kalian sendiri yang apa adanya. Karena banyak peserta gagal lantaran terlalu mencoba menjadi orang lain,” tegas Chandra.
Pengalaman Nyata dan Berani Mencoba
Dalam kegiatan itu Shopee juga mengenalkan programnya, Graduate Development Program (GDP). Nelson Julio, peserta GDP 2024 itu juga turut membagikan pengalaman kerjanya yang berganti setiap enam bulan dengan role yang berbeda. Meski tantangan adaptasi yang benar-benar baru kerap memicu stres bagi fresh graduate, ia menilai sistem pembelajaran intensif tersebut sangat sepadan. “Menurut saya program ini sangat bagus. Karena saat saya mengalami kebuntuan, para senior selalu siap membantu agar saya bisa belajar menyelesaikannya,” ungkap Nelson.
Lebih lanjut, selain mendapatkan bimbingan mentor yang hebat, tantangan berpindah divisi justru memberikan para peserta keistimewaan untuk lebih berani banyak bertanya. Kepuasan terbesarnya adalah ketika ia melihat proyek yang dibangunnya dari nol kini berhasil bertumbuh dan memberikan dampak nyata bagi perusahaan. “Jangan pernah takut untuk mencoba segala kesempatan. Karena dahulu saat kuliah saya banyak ragu dan merasa tidak mampu sehingga melewatkan banyak peluang,” kenang Nelson.
Cerita inspiratif juga datang dari Edric Boby Tri Raharjo, mahasiswa program studi Teknologi Sains Data FTMM UNAIR yang sukses menembus program magang di SPX Express. Menurutnya, ilmu yang ia dapatkan selama berkuliah memang sangat bermanfaat. Namun, kelolosan seleksi tetap bergantung pada tekad dan kemampuan diri untuk mau terus belajar. “Seseorang yang benar-benar ingin lolos pasti akan meluangkan hati dan pikiran untuk tujuannya, maka just grind the cases dan teruslah belajar,” pungkas Edric.
Penulis: Muhammad Yasir Dharmawan Diniy
Editor: Yulia Rohmawati





