UNAIR NEWS – Terdapat enam hal yang harus menjadi perhatian untuk memiliki kualitas public speaking yang baik. Yaitu, dari mengatur volume suara, ritme bicara, artikulasi, intonasi, penggunaan bahasa, dan penggunaan kosa kata yang sesuai dengan kebutuhan.
Itulah bahasan Elni Nainggolan S IP (co-Founder MC Brengos) dalam Berdikari x Dies Natalis Ke-9 Fakultas Vokasi (FV) Universitas Airlangga (UNAIR). Terutama terkait public speaking, jurnalistic, dan Videografis pada Sabtu (17/6/2023) di Auditorium Lantai 9 GKB Kampus MERR-C. Pesertanya berasal dari umum, mahasiswa, hingga SMA sederajat.
Secara sederhana public speaking merupakan kemampuan untuk berbicara di depan khalayak umum maupun publik. Tujuannya supaya mampu membangun komunikasi dengan audiens.
“Ketika melakukan opening dan introduction saat menjadi MC maupun speaker harus dilakukan dengan baik dan hati-hati guna mendapatkan attention dari audiens untuk memperkenalkan dirimu sebagai apa,” kata Elni.
“Misal, ketika kita berhadapan dengan audiens mahasiswa, kita bisa menggunakan bahasa yang casual karena memang berhadapan dengan teman-teman yang seumuran,” imbuhnya.

Namun, konteks acara juga perlu menjadi perhatian. Sedangkan ketika berhadapan dengan audiens yang berisi bapak atau ibu sudah seharusnya pemilihan bahasa kita lebih formal dan ini bergantung pada konsep acara.
Selain itu, dalam public speaking, khususnya bagi MC maupun speaker harus memiliki power 3V (verbal, vokal, dan visual). Yang mana secara khusus untuk visual sendiri perlu adanya pengetahuan terkait visible position, postur tubuh, kontak mata, mimik wajah, hingga menghindari gerakan yang terlalu agresif atau gerak yang kurang elok.
“Ketika berpose harus ada power yang mengeluarkan energi. Dan, energi itu mampu tersalurkan ke audience dengan baik. Agar mampu menguasai podium ataupun untuk mendapatkan attention dari audience,” ucapnya.
Penulis: Nokya Suripto Putri
Editor: Feri Fenoria
Baca juga:
Konferensi Nasional Vokasi, Dirjen Pendidikan Vokasi Tekankan Urgensi Pendidikan Vokasi





