Universitas Airlangga Official Website

Simak Cara Membuat Personal Branding Lebih Menarik

Andreas Kurniawan selaku pemilik akun sosial media @budalrek dalam “Forsta Business, Business Prepp 1+1.” Pada Jumat (27/10/2023). (Foto: Naufal Hilmi F.)
Andreas Kurniawan selaku pemilik akun sosial media @budalrek dalam “Forsta Business, Business Prepp 1+1.” Pada Jumat (27/10/2023). (Foto: Naufal Hilmi F.)

UNAIR NEWS – Personal branding merupakan hal yang penting untuk dibangun di hadapan publik. Dengan membangun personal branding, maka juga dapat meningkatkan performa diri dan meningkatkan kepercayaan orang lain terhadap kita. 

Namun, fakta dilapangan masih banyak orang yang kebingungan dalam membangun personal branding mereka di sosial media. Melalui kegiatan Forsta Business yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Informasi dan Perpustakaan FISIP UNAIR pada Jumat (27/10/2023), Andreas Kurniawan atau yang biasa dikenal lewat akun media sosial @budalrek membagikan beberapa tipsnya dalam membangun personal di media sosial.

Pahami Dulu Diri Kita yang Sesungguhnya

Penting bagi kita untuk bisa memahami diri jika ingin membangun personal branding yang baik. Proses itu akan melibatkan pemahaman tentang siapa anda, apa yang anda tawarkan, dan bagaimana anda ingin dilihat oleh orang lain. 

“Memahami diri sendiri ini adalah langkah paling dasar jika kalian ingin membangun personal branding kalian di sosial media. Jika kalian saja tidak tahu siapa diri kalian, bagaimana orang lain bisa mengidentifikasi kalian,” ujar Andreas.    

Lihatlah diri kalian sendiri di kaca, terus pandang diri kalian dan mulailah berfikir siapakah diri kita? Setelah itu mulailah bertanya pada diri kalian tentang apa yang bisa kalian tonjolkan? Dan apa yang menarik dari diri anda,” tambahnya.

Setelah memahami diri, pasti kalian akan menemukan daya tarik yang bisa ditonjolkan. Daya tarik tersebut bisa berasal dari berbagai hal seperti penampilan, gaya bahasa, bahkan hal yang kita anggap kekurangan pun juga bisa menjadi selling point untuk diri kita.

Berfikir Kreatif, Inovatif, dan Jadi Pionir 

Menurutnya, kemampuan berpikir kreatif, inovatif, dan jadi pionir menjadi kunci untuk menciptakan personal branding yang baik. Dengan memiliki soft skill tersebut, orang akan dengan mudah tertarik dan mengingatnya. “Kalau kalian ingin bangun personal branding, pastinya harus kreatif. Pikirkan gimana caranya orang itu tertarik dengan citra yang ingin kamu bentuk dan jangan cuma ikut trend saja.” ujar Andreas.

“Sebenarnya tidak ada yang salah dengan mengikuti trend. Cuma berikan twist ala dirimu sendiri ketika mengikuti trrend tersebut. Tapi akan jadi lebih baik lagi kalau kalian bisa jadi pionir.” tambahnya.

Sebagai contoh, salah satu konten @budalrek yang viral di media sosial adalah ketika Tunjungan Plaza Surabaya sedang dilahap oleh api. Disaat orang-orang lebih fokus menyorot gedung yang berkobaran dengan api, Andreas lebih fokus untuk menyorot dan memberikan apresiasi kepada pemadam kebakaran yang sedang bersusah payah memadamkan api tersebut. Konten Andreas tersebut adalah sedikit contoh yang bisa kita gunakan untuk memberikan twist kepada konten yang sudah viral sebelumnya.

Penulis: Naufal Hilmi F

Editor: Khefti Al Mawalia