UNAIR NEWS – Reputasi Universitas Airlangga (UNAIR) sebagai salah satu kampus terbaik dalam negeri juga tercermin dari kualitas fakultas-fakultas yang ada. Termasuk Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UNAIR. Saat ini, FKH UNAIR telah menyandang akreditasi secara nasional maupun internasional.
Dalam wawancara bersama UNAIR NEWS, Kepala Program Studi S1 Kedokteran Hewan, Prof Dr Lilik Maslachah MKes Drh mengungkapkan bahwa pada tahun ini, FKH akan melakukan re-akreditasi untuk tetap menjadi salah satu fakultas yang unggul.
“Kita sudah mengusulkan kembali ASIIN untuk re-akreditasi. Kita juga sudah terakreditasi LAMPT-Kes yang akan kita ajukan kembali pada tahun ini. Jadi kita secara akreditasi kita itu bisa ditunjukkan kita sudah mampu menembus level nasional maupun internasional dengan predikat unggul,” jelas Guru Besar FKH UNAIR itu.

Tak hanya akreditasi, FKH UNAIR juga merupakan fakultas dengan mahasiswa asing terbanyak dengan total 53 mahasiswa dari luar negeri pada tahun 2024. Hal ini menunjukkan bahwa ekspansi lulusan FKH UNAIR juga berhasil menjangkau taraf internasional. Ia juga menyebutkan lokasi UNAIR yang strategis mendorong mahasiswa internasional untuk berkuliah di UNAIR.
“Lokasi UNAIR sangat strategis, dengan bandara kita dekat. Rumah sakit kita juga dekat. Ada pusat perbelanjaan juga yang kita dekat. Jadi, lokasinya sangat strategis dan ini menjadi daya tarik tersendiri secara geografis atau tempat yang menarik bagi mahasiswa internasional berkuliah di sini,” ujarnya.
Fasilitas dan Riset Mumpuni
Prestasi FKH sebagai salah satu fakultas terbaik bukan tanpa alasan. Menurut Prof Lilik, banyak pakar dan dosen FKH UNAIR yang sangat kompeten dan ahli dalam bidangnya. “Kita punya pakar-pakar yang cukup bisa dibanggakan, ya. Kita juga punya banyak ahli, salah satunya ada ahli unggas,” ucapnya.
Banyaknya pakar kompeten dari FKH UNAIR sejalan dengan jumlah guru besar yang ada. Tercatat FKH memiliki jumlah guru besar tertinggi di UNAIR. “Ada 33 dosen guru besar. Ini menunjukkan pengembangan riset dan pendidikan tri dharma sangat bisa dibanggakan juga,” tambahnya.
Selain pakar, fasilitas infrastruktur dalam FKH terbilang jadi yang paling mumpuni bahkan dalam tingkat nasional. Hal ini terbukti dari beberapa fasilitas milik FKH menjadi yang terbesar. “Klinik kita adalah klinik yang terbesar di Indonesia. Rumah sakit kita adalah yang terbesar di Indonesia. Kemudian fasilitas pendukung kita ada laboratorium dan museum anatomi dan satu-satunya di Indonesia,” sebutnya.
Kerja Sama Internasional
Dalam bidang kolaborasi dan kerja sama, Prof Lilik menyampaikan FKH juga menjadi yang terdepan dalam melakukan sejumlah kerja sama dengan berbagai institusi bertaraf internasional. “Kerja sama yang terbaru ini kita dengan Jepang, dengan Korea. Barus saja dekan juga datang ke Eropa untuk menjalin kerja sama dengan Utrecht University. Kemudian ke Perancis, Belgia. Sekarang memang penekanan kita ke Eropa, kita sudah menggandeng universitas terbaik di sana,” jelasnya.
Secara prospek kerja, serapan lulusan FKH dalam dunia kerja terbilang baik. Hal ini terbukti dengan FKH meraih nomor dua terkait kecepatan lulusan dalam memperoleh kerja. “Ini satu prestasi buat UNAIR sudah menyiapkan lulusan yang bisa dengan cepat mendapatkan pekerjaan,” imbuhnya.
Pada akhir, ia berpesan kepada calon Ksatria Airlangga untuk jangan takut bergabung bersama menjadi keluarga besar FKH. “Jangan takut bergabung di FKH UNAIR karena kita menjadi FKH yang terbaik. FKH yang akan menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap diserap dalam dunia kerja,” pungkasnya.
Penulis: Mohammad Adif Albarado
Editor: Yulia Rohmawati





