UNAIR NEWS – Ajang talenta Kompetensi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen dan Keuangan (KBMK), diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Dalam hal ini Direktorat Kemahasiswaan Universitas Airlangga (UNAIR) adakan sosialisasi KBMK Nasional 2024.
Sosialisasi tersebut digelar secara daring pada Selasa (30/1/2024) melalui zoom meeting. Kegiatan KBMK dapat diikuti semua fakultas oleh mahasiswa S1 dan D4 dengan syarat ketua kelompok harus berasal dari program studi bisnis, ekonomi, manajemen, atau akuntansi. Kompetisi ini tidak hanya mengevaluasi kemampuan akademik dan nalar mahasiswa dalam bidang ilmu, tetapi juga merupakan sebuah upaya untuk mendekatkan kemitraan antara akademisi, dunia usaha dan pemerintah.
“Tentu kompetisi tahunan ini sangat bermanfaat dalam membangun soft skill, teamwork, motivasi, kreativitas dan public speaking dari mahasiswa. Kita sepakat mahasiswa yang yang mendapatkan medali emas akan mendapatkan golden ticket wisudawan berprestasi dan bebas konversi skripsi,” tutur Prof Hadi Subhan SH MN CN selaku Direktur Kemahasiswaan UNAIR
Mekanisme Lomba
Sementara itu, Angga Erlando SE MEC DEV selaku pic KBMK UNAIR 2024 menyampaikan gambaran seleksi kegiatan KBMK di UNAIR. Sama seperti tahun sebelumnya, pertama pihak UNAIR akan mengadakan seleksi tingkat universitas untuk menggali potensi mahasiswa mengenai bidang ilmu bisnis, manajemen dan keuangan, secara internal.
Selanjutnya bisa melakukan pemetaan perkembangan dari potensi mahasiswa. Kemudian pada tahapan mereka juga melakukan pendampingan intensif tentang keterampilan dalam manajemen ilmu bisnis dan keuangan yang bekerja sama dengan dosen ahli. Pihaknya akan melakukan seleksi secara internal dalam pendampingan kelas intensif tersebut.
Kategori kompetisi terbagi menjadi lima bidang yaitu, Kompetisi Bidang Perencanaan Bisnis, Kompetensi Bidang Riset Investasi, Kompetisi Bidang Keuangan Audit Investigatif, Kompetisi Bidang Komersialisasi Riset dan Teknologi Tepat Guna serta Kompetisi Bidang Penulisan Karya Tulis Ilmiah. Angga menegaskan bahwa KBMK salah satu kompetisi Pupresnas yang memiliki keketatan tinggi dan kuota lolos yang tidak sebesar PKM Nasional.
Mengevaluasi Kekurangan Sebelumnya
Angga terus terang melakukan analisis dua tahun terakhir pada pola mahasiswa UNAIR dalam mengikuti ajang KBMK. Dalam penilaian video mahasiswa UNAIR sudah kuat dalam fundamental materi dan isi konten, namun dalam pembuatan kualitas video masih kurang ketimbang Universitas yang lolos dalam babak tersebut. Kedepan UNAIR akan berkomitmen dalam memfasilitasi studio dalam menyiapkan video yang lebih proper tambahnya.
“Perlu digaris bawahi, saya menyarankan mahasiswa yang mengikuti KMBK membuat benchmark standar laporan maupun video universitas yang lolos finalis dari tahun sebelumnya, hal ini menjadi patokan bagaimana kualitas yang lolos dalam pekan KMBK,” tegasnya
Penulis: Mutiara Rachmi Karenina
Editor: Khefti Al Mawalia





