n

Universitas Airlangga Official Website

Siti Parwati Pendiri Fakultas Sastra Tutup Usia

Obrituari
Wakil Rektor III UNAIR Prof Amin Alamsjah dalam acara persemayaman almarhumah Siti Parwati. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Fakultas Sastra atau yang pada tahun 2008 berganti nama menjadi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga, kehilangan salah satu putra terbaiknya. Ialah Dra. Siti Parwati Soemarto D, M.Ed, pencetus berdirinya Fakultas Sastra UNAIR pada tahun 1998. Siti Parwati wafat dalam usia 81 tahun.

Upacara persemayaman yang dihadiri kerabat, handai taulan, serta sivitas akademika UNAIR berlangsung Senin, (24/7). Isteri guru besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UNAIR almarhum Prof. Sumarto Danusugondho tutup usia pada Minggu (23/7) di perumahan dosen Kampus B UNAIR. Sebelumnya, almarhumah sempat dirawat di Rumah Sakit Siloam, Surabaya.

Putra pertama Siti Parwati, Raditiyo Tribawono Anindito, S.E., mewakili keluarga memohon maaf terhadap segala kesalahan yang mungkin pernah diperbuat almarhumah semasa masih hidup. Dalam sambutannya ia mengatakan, almarhumah adalah sosok ibu yang menjadi tauladan bagi anak-anaknya.

“Ibu dan almarhum bapak adalah benar-benar tauladan bagi saya dan adik. Beliau berdua Ksatria Airlangga buat kami,” ujar Raditiyo.

Kawan karib Wakil Rektor III UNAIR Prof Amin Alamsjah itu mengatakan, ketika dirinya masih kecil, almarhumah adalah sosok ibu yang selalu memberikan contoh kepada anak-anaknya untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain.

Sementara itu, Prof Amin mewakili Rektor UNAIR mengungkapkan rasa duka mendalam atas meninggalnya Siti Parwati. “Ananda Raditiyo adalah sahabat saya. Saya seperti kehilangan ibu saya sendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, Sudijah selaku kawan karib almarhumah memberikan kilas balik atas kebaikan almarhumah. “Beliau sangat perhatian dengan kami semua. Beliau selalu ingat hari ulang tahun rekan-rekannya,” ungkap dosen Departemen Sastra Inggris itu.

Almarhumah Siti Parwati pernah menjabat sebagai dosen di Departemen Bahasa dan Satra, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, tahun 1976-2001. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Departemen Bahasa dan Sastra di fakultas serupa tahun 1977-2000. Tahun 1998, almarhumah ikut penjadi pelopor berdirinya Fakultas Sastra UNAIR. (*)

Penulis : Binti Q. Masruroh
Editor : Nuri Hermawan