Universitas Airlangga Official Website

SMART UMKM, Upaya Mahasiswa BBK 7 UNAIR Tingkatkan Kapasitas Digital Pelaku Usaha Karangturi

UNAIR NEWS – Rabu (21/1/2026), Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7
Universitas Airlangga menggelar sosialisasi yang bertajuk “Strategi Marketing dan Teknologi
(SMART UMKM) di Kantor Kelurahan Karangturi. Kegiatan ini berlangsung dengan
menggandeng Edwin Fiantiano S.Sos., M.Si. seorang akademisi Fakultas Vokasi Universitas
Airlangga serta diikuti oleh perangkat Kelurahan Karangturi, PKK, Pokja, serta pelaku UMKM.
Sosialisasi ini digelar atas kepedulian terhadap pengembangan pelaku usaha mikro, kecil, dan
menengah (UMKM) di Kelurahan Karangturi. Sebelumnya, Mahasiswa KKN-BBK 7 Unair
Kelurahan Karangturi telah melaksanakan mentoring dan pelatihan pembukuan digital sederhana
yang bertajuk “Kas Cerdas,” yang kemudian ditutup dengan sosialisasi SMART UMKM sebagai
puncak program.

Naya, selaku penanggung jawab program menyatakan bahwa kegiatannya bertujuan untuk
meningkatkan kapasitas pelaku UMKM desa Karangturi dalam memanfaatkan teknologi digital
sebagai sarana pemasaran dan pengembangan usaha. Dalam wawancaranya, Naya menyatakan,
“supaya pelaku UMKM di Karangturi melek digital dan melakukan pemasaran tidak hanya
melalui konvensional, tetapi juga melalui digital,” ujarnya. Sejalan dengan hal tersebut, Edwin
Fiantiano S.Sos., M.Si. menyampaikan bahwa, “(kegiatan ini) memberikan pemahaman kepada
mereka mengenai digital marketing dimana pengusaha-pengusaha di sini (Karangturi) akan
mudah memperkenalkan produknya,“ tuturnya.

Harapan positif pun dirasakan oleh Edwin Fiantiano S.Sos., M.Si. baginya, “(sosialisasi ini)
mampu membentuk kesadaran untuk menggunakan teknologi, sadar teknologi, dan melek digital
marketing. Karena siapa yg menguasai teknologi, dialah pemenangnya.” Harapan ini pun sampai pada salah satu peserta SMART UMKM, Ibu Yanti, seorang pelaku UMKM yang bergerak di
bidang makanan dan oleh-oleh khas Gresik. Dalam pernyataannya, beliau menjawab bahwa, saya
sebagai pengurus UMKM mendapat pengetahuan tentang pemasaran digital. Pemasaran digital
itu misalnya melalui TikTok, Instagram, atau Facebook. Dengan platform tersebut, kita bisa
menunjukkan produk kita kepada masyarakat luas,” ucapnya. Tidak hanya itu, beliau
menambahkan, “UMKM seperti usaha saya bisa lebih mudah dikenal oleh masyarakat.

Jangkauan produk kita menjadi lebih luas melalui platform media sosial, sehingga lebih banyak
masyarakat yang mengenal produk saya dan UMKM-UMKM yang ada di Karangturi.”
Akhir kata, Naya sebagai penanggung jawab program menekankan bahwa tujuan
diselenggaranya program ini bermuara pada satu tujuan besar, yakni mendukung SDGS Poin 8,
Decent Work and Economic Growth, Poin 9, Industry, Innovation, and Infrastructure, dan Poin
12, Responsible Consumption and Production.

Penulis: Pinkan Ayu Novita