Universitas Airlangga Official Website

Social Action BEM FEB UNAIR Ajak Kenali Potensi dan Jati Diri Seseorang

Zhafira Aqyla (sebelah kanan) dalam Talk Show Social Action BEM FEB UNAIR 2023
Zhafira Aqyla (sebelah kanan) dalam Talk Show Social Action BEM FEB UNAIR 2023

UNAIR NEWS – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR) hadirkan influencer Zhafira Aqyla dalam seminar nasional Social Action 2023. Seminar tersebut merupakan puncak dari serangkaian kegiatan Economic Week 2023, mengusung tema “Reach For The Star: From Zero to Hero”

Zhafira Aqyla dikenal sebagai seorang educational content creator dan influencer. Selain itu, ia menempuh jenjang S1 di Osaka University dengan beasiswa dan melanjutkan studi S2 di Harvard University. Ia kerap kali membagikan motivasi, tips belajar dan kesehariannya sebagai seorang mahasiswa. 

Berangkat dari tema utama, pada sesi talk show yang diisi oleh Zhafira Aqyla mengangkat sub-tema “Potensi dan Jati Diri”. Melalui sub-tema tersebut, Zhafira membagikan perjalanannya menemukan jati diri dan potensi, serta mengambil segala kesempatan dan peluang yang ada. 

Zhafira Aqyla (sebelah kanan) dalam Talk Show Social Action BEM FEB UNAIR 2023

Temui Potensi Diri dengan Mencoba Banyak Kesempatan

Muda ini, generasi Z (gen-z) ucap kali membahas mengenai pencarian jati diri pada seseorang. Pencarian jati diri dianggap berkaitan dengan menggali dan meningkatkan potensi yang dimiliki. Zhafira percaya dengan pepatah tak kenal maka tak sayang. Menurutnya, pepatah tersebut tidak hanya untuk orang, namun applicable pula untuk passion

Zhafira pun menyampaikan, penemuan jati diri dan passion perlu proses yang panjang dan tidak mudah. Penemuan jati diri tidak bisa datang begitu saja. “Melalui proses eksplorisasi, membuat aku bisa memilah mana yang aku tidak suka dan mana yang aku tertarik dan mendalami,” tutur Zhafira. 

Jadi, eksplorasi terhadap segala peluang dan kesempatan baru di luar zona nyaman turut membantu dalam penemuan jati diri seseorang. Meski tidak pernah terpikirkan, ketika seseorang tidak berani untuk mencoba, maka tidak akan pernah tahu di mana bidang yang disukai dan tidak disukai. “Setiap ada opportunity baru, never say never,” tutur Zhafira. 

Selain itu, terdapat banyak tawaran peluang dan kesempatan yang ditawarkan oleh universitas. Mulai dari Organisasi Mahasiswa hingga Kampus Merdeka dapat dicoba oleh para mahasiswa. Menurut Zhafira, banyak mencoba kesempatan yang ada bukan sesuatu yang salah, “Jangan biarkan diri kita berkata tidak pada diri sendiri, explore as many opportunities as possible.

Jangan Fokus pada Ketertinggalan

Privilege atau hak istimewa kerap kali menjadi perdebatan di kalangan gen-z. Namun, Zhafira mengungkapkan bahwa ia percaya setiap individu memiliki privilge dan porsinya masing-masing. Namun nyatanya, hak istimewa tersebut tidak seratus persen menjamin keberhasilan dan kesuksesan.

Pada paparannya, Zhafira menjelaskan bahwa setiap individu memiliki starting point berbeda-beda. Namun, dengan hal tersebut manusia memiliki kemampuan untuk bekerja keras dalam meraih tujuan hidup atau cita-cita. “Fokus dengan apa yang bisa diubah, jangan fokus pada ketertinggalan,” tutur Zhafira dalam rangkaian Social Action 2023. 

“Jadi, coba aja dulu, masalah ketolak, keterima, berhasil atau gagal itu urusan belakangan. Karena ketika sudah mencoba dan melewati prosesnya, at least ada skill baru yang kita dapatkan. Ketika gagal, kita bisa refleksi dan evaluasi, kira-kira apa yang kurang,” tutup Zhafira. 

Penulis: Syifa Rahmadina

Editor: Feri Fenoria