Universitas Airlangga Official Website

Socio Care Wujudkan Kepedulian untuk Anak-Anak Difabel

Para Mahasiswa Sosiologi berfoto bersama dengan warga Rumah Anak Prestasi, Sabtu (30/8/2025)
Para Mahasiswa Sosiologi berfoto bersama dengan warga Rumah Anak Prestasi, Sabtu (30/8/2025) (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Himpunan Mahasiswa Program Studi Sosiologi (HIMASOS) Universitas Airlangga  (UNAIR) melalui Divisi Pemberdayaan, Pengembangan, dan Pengabdian Masyarakat (P3M) menunjukkan komitmennya terhadap isu sosial dengan menggelar kegiatan bertajuk Socio Care 2025. Acara ini dilaksanakan pada Sabtu (30/8/2025) di Rumah Anak Prestasi (RAP), Nginden Semolo, Surabaya.

Kegiatan ini diikuti oleh empat puluh anak disabilitas yang menjadi bagian dari komunitas RAP. Melalui berbagai aktivitas edukatif yang dikemas dengan metode bermain, peserta diajak untuk belajar sekaligus melatih keterampilan motorik dan sosial. Anak-anak tampak antusias, tidak hanya memperoleh ilmu baru, tetapi juga pengalaman menyenangkan yang membangkitkan rasa percaya diri.

Beberapa peserta Socio Care 2025 menunjukan hasil karyanya pada Sabtu (30/8/2025) di Rumah Anak Prestasi Nginden (Foto: Istimewa)
Beberapa anak dari komunitas RAP yang menjadi peserta Socio Care 2025 menunjukan hasil karyanya pada Sabtu (30/8/2025) di Rumah Anak Prestasi Nginden (Foto: Istimewa)

Kayla Marsha, Mahasiswa Sosiologi Angkatan 2023 selaku ketua pelaksana kegiatan mengungkapkan harapannya yakni agar program ini tidak berhenti pada satu kali pertemuan. “Semoga Socio Care 2025 menjadi awal dari hubungan berkelanjutan antara mahasiswa dan anak-anak disabilitas, serta mampu menginspirasi lebih banyak mahasiswa untuk peduli terhadap sesama,” jelasnya.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi tinggi dari pengurus RAP, Arifin. Ia menyatakan bahwa kehadiran mahasiswa Hima Sosiologi membawa manfaat besar. “Saya merasa sangat terharu dengan kepedulian dan semangat teman-teman Hima Sosiologi. Kegiatan ini tidak hanya memberikan ilmu dan materi, tetapi juga harapan dan semangat bagi adik-adik kita di RAP Nginden,” ungkapnya.

Sementara itu salah satu peserta, Wanda Ayu, menyampaikan kesannya. Menurutnya, kegiatan Socio Care membawa pelajaran dan pengalaman baru. “Kegiatannya seru, saya bisa belajar hal-hal baru sambil bermain, jadi tidak merasa bosan,” ujarnya dengan penuh semangat.

Kegiatan Socio Care 2025 sejalan dengan komitmen global dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya poin 4 (Pendidikan Berkualitas) dan 10 (Berkurangnya Ketimpangan). Dengan menyediakan ruang belajar yang inklusif bagi anak difabel, kegiatan ini menegaskan bahwa setiap anak berhak mendapat kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, dan berbahagia tanpa diskriminasi.

Penulis: Panca Ezza Aisal Saputra

Editor: Yulia Rohmawati