UNAIR NEWS – Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan, dan Alumni (DPKKA) Universitas Airlangga (UNAIR) dan Wadhwani Foundation gelar sosialisasi 21st Century Skill, dengan tajuk Employability Skills-Jobready Sertifikasi Internasional. Sosialisasi ini terselenggara pada Selasa (11/3/2025), dan menghadirkan narasumber dari Wadhwani Foundation yaitu Tommy Satiady.
Tommy Satiady membuka sosialisasi ini, dengan mengenalkan Wadhwani Foundation. Wadhwani Foundation merupakan yayasan yang berfokus pada pengembangan hard skill untuk membuat start-up dan pengembangan soft skill untuk karir profesional. “Wadhwani berdiri sejak tahun 2000 dan sudah tersebar di tiga benua Asia, Amerika, dan Afrika,” ucapnya, Selasa (11/3/2025).
Cara Melakukan Sertifikasi
Tommy memaparkan cara melakukan sertifikasi melalui laman Wadhwani Foundation. Yang pertama harus membuat akun terlebih dahulu, dengan mengisi data secara lengkap. “Jika telah masuk dalam website maka akan ada overview terkait Wadhwani. Ada 13 modul yang harus kalian selesaikan yang kalian bisa monitoring melalui progress report,” tambah Tommy.

Ia menjelaskan cara belajar melalui website adalah dengan menonton video lalu menjawab kuis, terdapat bantuan pertanyaan melalui fitur Artificiall Intelligence (AI), dan ada fitur penting yaitu interview with coach. “Pada fitur interview kalian bisa menyesuaikan pekerjaan, background pendidikan, dan bahasa saat wawancara. Terdapat beberapa rekomendasi pertanyaan yang bisa kalian pelajari sebelum wawancara with coach,” katanya.
Selain itu, Tommy menyebut bahwa pada saat wawancara harus menyalakan kamera, proses wawancara akan dilakukan secara verbal. AI akan menilai wawancara, mulai dari jawaban dan gestur wajah. Hasil dari wawancara akan terekam, dan akan ada evaluasi yang akan diberikan AI.
Selanjutnya, Tommy menyampaikan bahwa jika kalian telah menyelesaikan pembelajaran ini dari awal hingga akhir, maka kalian akan punya hard skill dan soft skill yang bagus. “Jika lulus sertifikasi maka kalian akan mendapatkan satu sertifikat, skills scorecard, dan 13 micro certificate,” ujarnya. Sebagai penutup, ia berpesan, “Kalau kalian berminat melakukan sertifikasi melalui Wadhwani, kalian bisa menghubungi fasilitator fakultas, menggunakan kode batch yang telah disediakan.”
Penulis: Arifatun Nazilah
Editor: Yulia Rohmawati





