UNAIR NEWS – Maraknya praktik judi online (judol) menjadi ancaman nyata bagi ketahanan ekonomi dan keharmonisan keluarga. Menyadari hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Stop Judol: Sekali Mencoba Sengsara Selamanya” yang dilaksanakan pada Sabtu, 24 Januari 2025, bertempat di Balai Desa Pajaran.
Kegiatan ini menyasar ibu-ibu Penggerak PKK sebagai garda terdepan dalam pengelolaan rumah tangga dan pengawasan anggota keluarga. Sosialisasi dilakukan dengan pendekatan santai dan komunikatif agar materi mudah dipahami dan diterima peserta. Materi yang disampaikan meliputi pengertian judi online, berbagai bentuknya yang sering ditemui di media digital, serta dampak negatifnya terhadap kondisi ekonomi keluarga dan kehidupan sosial.
Melalui diskusi interaktif dan sesi tanya jawab, peserta diajak untuk berbagi pandangan serta pengalaman seputar fenomena judi online di lingkungan sekitar. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan ibu-ibu PKK dalam menyampaikan pertanyaan dan pendapat selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini diikuti oleh 27 peserta yang seluruhnya terlibat secara aktif.
Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran ibu-ibu PKK akan bahaya judi online serta mendorong peran aktif mereka dalam upaya pencegahan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Diharapkan, setelah mengikuti sosialisasi ini, para ibu dapat lebih waspada, bijak dalam mengelola keuangan keluarga, serta mampu menjadi agen edukasi di lingkungannya masing-masing.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN, perangkat desa, dan PKK, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih sadar, peduli, dan berkomitmen untuk menjauhi praktik judi online demi kesejahteraan bersama.
Berita ini mendukung SDG 3: Good Health and Well-Being dan SDG 8: Decent Work and Economic Growth.
#SDG3 #SDG8 #GoodHealthAndWellBeing #DecentWorkAndEconomicGrowth #SDGsUNAIR





