UNAIR NEWS – UKM Tenis Lapangan Universitas Airlangga (UNAIR) sukses menyelenggarakan Airlangga National Tennis Competition (ANTC). Pertandingan tersebut terselenggara di Lapangan Tenis PDAM Ngagel Tirto, Wonokromo, Surabaya pada Jumat hingga Minggu (28–30/11/2025). Gelaran ini mewadahi lima kategori yang terdiri dari ganda putra mahasiswa, ganda campuran mahasiswa, ganda putra umum beginner upper, ganda putra umum intermediate dan ganda putri umum beginner upper.
Digelar Meriah
Tahun ini, penyelenggaraan berlangsung lebih besar, lebih ramai, dan lebih terstruktur ditandai dengan bertambahnya peserta dan pertandingan yang presisi. Salah satu hal yang menonjol adalah antusiasme peserta yang datang tidak hanya untuk bertanding. Melainkan juga untuk membangun jejaring, bertukar pengalaman latihan, hingga sesi diskusi tidak resmi di pinggir lapangan mengenai teknik pukulan dan strategi servis.
Sebanyak sembilan universitas mengikuti kompetisi nasional ini. Antara lain Universitas Hasanuddin, Universitas Diponegoro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Gadjah Mada, UPN Veteran Jawa Timur, dan Universitas Negeri Surabaya, serta Universitas Airlangga sebagai tuan rumah. Total peserta terbagi menjadi 24 pasangan ganda putra upper beginner kategori upper beginner, 24 pasangan ganda putri upper beginner, 24 pasangan ganda putra intermediate, 27 pasangan ganda putra mahasiswa, dan 27 pasangan ganda campuran mahasiswa.
Wadah Sportivitas
Ketua Pelaksana ANTC, Maulana Wijang Robbani, menyampaikan ANTC menjadi wadah sportivitas. “Lahirnya ANTC ini menjadi wadah sportivitas dan bentuk apresiasi olahraga tenis lapangan dalam skala nasional. Senang rasanya dapat bertanding dengan orang-orang bertalenta di luar sana,” ujar Maulana.
Sementara itu, Ketua UKM Tenis Lapangan UNAIR, Fadhil Priya memberikan apresiasi sebesar-besarnya atas terselenggaranya ANTC. Ia juga turut mengucapkan selamat kepada para pemenang ANTC. “Selamat kepada teman-teman juga kepada panitia dan referee yang telah bekerja sejak persiapan hingga pelaksanaan, memastikan seluruh proses berjalan teratur dan presisi. Tidak lupa juga kami ucapkan selamat bagi para juara, baik dari kategori mahasiswa maupun umum,” ucapnya.
Ajang Belajar dan Perbaikan
Tidak hanya menjadi tuan rumah, UNAIR juga menurunkan delapan tim dalam kompetisi tahun ini. Kendati belum berhasil meraih podium juara, partisipasi tersebut tetap menjadi langkah penting dalam proses pembinaan atlet. Seluruh tim menunjukkan perkembangan performa dibanding penyelenggaraan tahun sebelumnya. Termasuk dalam teknik pertandingan, pola komunikasi pasangan, dan daya tahan selama babak penyisihan.
Pengalaman bertanding dengan atlet dari berbagai universitas dan kategori menjadi bahan evaluasi berharga bagi UKM Tenis Lapangan UNAIR untuk memperkuat latihan, strategi, dan regenerasi atlet menuju kompetisi mendatang. Dengan partisipasi yang semakin luas dan jam terbang yang bertambah, UKM Tenis Lapangan UNAIR memanfaatkan hasil tahun ini sebagai pondasi untuk peningkatan performa di tahun berikutnya.
Melalui ANTC, UKM Tenis Lapangan UNAIR menegaskan komitmen untuk memperluas akses dan motivasi bagi penggiat tenis lapangan agar terus bertumbuh bersama dalam semangat kolektif. Kompetisi ini juga menjadi ruang ekspresi non-akademis bagi mahasiswa tanpa batasan momentum untuk memulai.
Penulis: Divisi Hubungan Masyarakat Airlangga Tennis Club
Editor: Yulia Rohmawati





