Universitas Airlangga Official Website

Taekwondo UNAIR Kembali Torehkan Prestasi di Kejuaraan Internasional

Tim Taekwondo UNAIR saat Kejuaraan 15th CK Classic International Open Taekwondo Championship 2023 di Stadium Juara, Kuala Lumpur, Malaysia. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menunjukkan eksistensinya di kancah internasional. Kali ini datang dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo UNAIR yang berhasil membawa pulang medali perak dan perunggu pada 15th CK Classic International Open Taekwondo Championship 2023.

Kegiatan yang berlangsung oleh Taekwondo  (WTF) Ministry Of Sports Malaysia ini berlangsung di Stadium Juara, Kuala Lumpur, Malaysia pada Jumat (18/8/2023) sampai Minggu (20/8/2023). Tercatat ada enam orang kontingen yang dikirim untuk mewakili UNAIR mengikuti kejuaraan di Negeri Jiran itu.

Ck Classic International Open Taekwondo Championship 2023  merupakan kejuaraan yang rutin ada setiap tahun. Meski Sempat vakum selama beberapa tahun terakhir, akhirnya di tahun ini UKM Taekwondo kembali dapat berpartisipasi. “Terakhir kali UNAIR mengikuti kejuaraan ini tahun 2018. lalu, karena ada Covid-19 jadi sempat vakum,” ucap Bunga Anggreani, salah satu kontingen yang turut membawa nama UNAIR dalam kejuaraan itu.

Persiapan Matang

Merangkap sekaligus menjadi ketua UKM Taekwondo periode 2023, Bunga bercerita bahwa ia telah melalui seleksi sejak satu bulan yang lalu. Persiapan terus dilakukan demi memperoleh hasil yang terbaik “Suka dukanya Capek fisik, pikiran dan masih banyak lagi. Apalagi kita melakukan latihan setiap hari dengan rata-rata total latihan 2-3 kali dalam sehari,” ucapnya pada Sabtu (26/8/2023) kepada UNAIR NEWS.

Menurut Bunga, negara dengan lawan terberat berasal dari beberapa pelatnas yang turun seperti Malaysia dan Singapura. Kendati demikian, ia bersyukur karena akhirnya berhasil membawa pulang medali di ajang internasional tersebut.  

Alhamdulillah UKM UNAIR bisa mendapat medali di kejuaraan internasional melawan 21 negara lainnya dari seluruh dunia. Semoga kedepannya UKM taekwondo bisa semakin berkembang dan bisa mengikuti lebih banyak event-event berskala internasional,” ungkap Bunga.

Tidak hanya itu, Bunga turut menyampaikan beberapa motivasi dan persiapan yang ia lakukan, “di UKM pelatihnya memiliki program tersendiri.  Program tersebut intensif dilakukan selama satu bulan full. Selain melakukan latihan rutin setiap hari, dukungan dari orang-orang sekitar juga menjadi faktor pendorong dan motivasi,” tambahnya

Selain Bunga, terdapat dua orang dari kontingen UNAIR yang turut serta berhasil memboyong medali dalam kompetisi tersebut. Mereka adalah Raymond Arya Krisno; medali perak kategori individu poomsae dan pair poomsae, Agustina Dwi Cahyani; medali perunggu kategori bidang kyorugi.

Penulis: Tia Restutika

Editor: Nuri Hermawan