43 Tahun Tim Dokter FK UNAIR Tangani Kasus Kembar Siam di Indonesia

Pada tahun 1975 RSUD Dr. Soetomo – FK UNAIR pertama kali dapat memisahkan kasus kembar siam heteropagus jenis kelamin perempuan usia 2 tahun berasal dari Tajau Pecah Kalimantan Selatan. Di antar ke RSUD Dr Soetomo oleh wartawan Banjarmasin Post.
Kembar Siam, Siapa Mereka?

Dari sisi medis, Ketua Pusat Pelayanan Kembar Siam Terpadu (PPKST) RSUD Dr. Soetomo-FK UNAIR Agus Harianto,dr,SpA(K)., menjelaskan sebenarnya mereka adalah bayi kembar seperti pada umumnya, hanya saja terjadi ketidaknormalan pada wujud fisiknya, sehingga mereka disebut kembar siam.
Prevalensi Kembar Siam Meningkat Setiap Tahun

Ketua Pusat Pelayanan Kembar Siam Terpadu (PPKST) RSUD Dr Soetomo FK UNAIR Surabaya Agus Harianto, dr.,SpA(K) menjelaskan, rasio kembar siam lebih didominasi oleh perempuan dibanding laki-laki yakni 3 : 1.
Kehamilan Bayi Kembar Siam Kerap Kali Tak Disertai Gejala Spesifik

Sebut saja Nurhayati Syarif, ibu dari kembar siam Khalisa-Khanisa , mengaku tidak mengetahui jika bayi yang dikandung adalah kembar siam, karena memang tidak mengalami gejala khusus.
