
Bedah Cerita Tim Sarkasme FIB Angkat Etnografi di PIMNAS Ke-31
UNAIR NEWS – Tim Sarkasme yang terdiri atas M. Fuad Izzatulfikri, Khadijah Aufadina, dan Saharani Nurlaila Buamonabot merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga

UNAIR NEWS – Tim Sarkasme yang terdiri atas M. Fuad Izzatulfikri, Khadijah Aufadina, dan Saharani Nurlaila Buamonabot merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga

Tim Program Kreativitas Mahasiswa-Karya Cipta (PKM-KC) itu mengusung penelitian berjudul “I-Turbul: Rancangan Bangun Sistem Monitoring Kolam Budidaya Udang Sistem Tertutup Terintegrasi Berbasis SMS Gate Way sebagai Detektor H2S Akibat Turbulensi”.

Tim dengan PKM berjudul QUSHNADE (Quick and Smart Heart Analyzer Mobile Device) sebagai Deteksi Acute Myocardial Infarction atau AMI itu diketuai oleh Rahardian Tarunosudirjo dengan dua anggota Aji Sapta Pramulen dan Difa Fanani serta dibimbing oleh Deni Yasmara, S.Kep.Ns., M.Kep..

Sedikit menengok kebelakang, saat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Eksternal, Ula sapaan akrab ketua tim sendiri sudah mengira bahwa timnya akan lolos pada ajang bergengsi PIMNAS itu.

UNAIR NEWS – Menyusul kabar gembira dari delegasi UNAIR yang berhasil membawa pulang delapan medali di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke 31, salah

Capaian yang membanggakan itu, diumumkan langsung pada acara penutupan PIMNAS 31 UNY di Gedung Olahraga (GOR) UNY pada Sabtu malam (1/9).

Lima tim Universitas Airlangga sudah melakukan presentasi pada laga Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 31 yang dilangsungkan di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Dihadapan kontingen PIMNAS UNAIR, Prof. Nasih terlebih dahulu mendengarkan kisah perjuangan ksatria Airlangga yang usai melakukan presentasi. Usai itu, Prof. Nasih memberikan berbagai wejangan kepada seluruh kontingen.

Sebagaimana suatu kompetisi, tentu memiliki kemeriahan dan berbagai semarak tersendiri. Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) pun juga punya bentuk kemeriahan selayaknya laga kompetisi pada umumnya.

Dalam paparannya, M. Nasir menyampaikan bahwa kreativitas dan inovasi yang dihasilkan oleh mahasiswa di seluruh Indonesia melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) harus bisa sampai pada tahap hilirisasi.

Usai kembali mematangkan persiapan presentasi dan diskusi dengan tim pada Rabu pagi (29/8), seluruh tim UNAIR dipecah menjadi dua tim. Selepas istirahat siang, satu tim mengikuti technical meeting yang dilangsungkan di Fakultas Teknik UNY dan satu tim lainnya melakukan persiapan pemasangan poster di lapangan tenis indoor UNY.

Mengenai hal itu, Direktur Kemahasiswaan UNAIR Dr. M. Hadi Shubhan., S.H., M.H., CN., mengungkapkan bahwa kondisi tim yang kecil justru harus bisa dimaksimalkan untuk menjadi juara. Pasalnya, bagi Hadi, dengan demikian pembinaan yang dilakukan bisa lebih fokus.