Belajar Ilmu Sosial sambil Bermain Monopoli Nusantara
Lima mahasiswa FKM UNAIR menawarkan cara belajar sambil bermain yang baru dalam mempelajari materi studi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Lima mahasiswa FKM UNAIR menawarkan cara belajar sambil bermain yang baru dalam mempelajari materi studi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Lima mahasiswaFST Universitas Airlangga terdorong untuk menemukan paduan terbaik dalam pembuatan membran timpani artifisial (lapisan telinga tiruan).

Mahasiswa S1 Teknobiomedik Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga berhasil membuat bahan pengganti massa tulang yang hilang

Fadillah, Fadhli, Lidya, Wildan dan Amanda, menemukan beberapa data baru yang belum pernah ditemukan dalam penelitian carok sebelumnya.

“Biodegradable Bone Screw Anti Bakteri Berbasis Komposit Nano Hidroksiapatit Poly (1,8 Octadienol-Co-Citrate)” dari lima mahasiswa Teknobiomedik, FST UNAIR.

“HEART” (House of Herbal Tea) diciptakanlah lingkungan sehat dengan membudayakan mengonsumsi tanaman herbal yang sangat potensial di daerah tersebut.

PKM-M “Boncabe” (Boneka Cerdas, Pandai dan Berbakat) dengan tema “Hidup Sehat dan Bersih Bersama Boncabe”.

Inovasi dari kelompok yang tergabung dalam PKM-M tersebut telah disetujui dan akan di danai oleh Dikti.

“Produk kami namanya Mera-mera. Diberi nama demikian karena warna meisesnya merah seperti buah naga,” jelas Riyantita, selaku ketua tim PKM.
Bertempat di Posyandu Wonokusumo, Nurul Tri Wahyudi dan tim melalui PKM-M, melakukan program KASIH WUS (Kader Usaha Sehat Wanita Usia Subur).
Lima mahasiswa prodi Teknobiomedik FST Universitas Airlangga, dalam inovasi penelitiannya berhasil membuat selaput penutup organ pencernaan

Hasil kajian tersebut lolos dan meraih dana hibah dari Dirjen Dikti Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) tahun 2016.