UNAIR NEWS – Pandemi Covid-19 serta kebijakan PSBB dari pemerintah membuat setiap orang diharuskan untuk mengisolasi diri dan membatasi kegiatan di luar ruangan. Hal tersebut
Dalam penelitian disebutkan bahwa, perempuan perfeksionis cenderung berpotensi lebih besar mengalami kanker payudara dibandingkan dengan perempuan dengan karakter sanguins atau periang. Mengapa? karena perempuan yang menuntut sempurna serta tidak toleran terhadap kekurangan akan sering mengalami stres berkepanjangan.
Tidak mudah menjalani kehidupan sebagaimana para penderita kanker pada umumnya. Untuk bertahan, mereka harus rutin mengonsumsi obat dan menjalani terapi yang melelahkan. Namun seiring berjalannya waktu, paradigma pengobatan kanker kini mulai bergeser pada metode pengendalian stres berbasis psikoterapi.