Universitas Airlangga Official Website

Tampil Gemilang, Tim UNAIR Borong Juara Nasional di IMPhO 2025

Kontingan UNAIR dalam ajang IMPHo 2025 berfoto bersama di depam FK UNAIR. (Foto: Narasumber)
Kontingan UNAIR dalam ajang IMPHo 2025 berfoto bersama di depam FK UNAIR. (Foto: Narasumber)

UNAIR NEWS – Prestasi membanggakan diraih oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR) dalam ajang Indonesian Medical Physiology Olympiad (IMPhO) 2025. Kompetisi nasional persembahan FK UNAIR pada tanggal 27–28 September 2025 ini berhasil menjadi panggung unjuk kemampuan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia.

IMPhO merupakan olimpiade kedokteran dengan fokus utama pada materi fisiologi kedokteran. Materi yang hadir mencakup berbagai sistem tubuh, seperti kardiovaskular, respirasi, ginjal, asam basa, neurologi, endokrin, dan lainnya.

Kompetisi ini terdiri dari empat babak utama: babak penyisihan yang berbentuk Computer-Based Test (CBT) dengan 100 soal pilihan ganda yang harus rampung dalam 100 menit. Selanjutnya, babak semifinal menguji peserta dengan soal isian singkat secara serentak. Pada Akhir, grand final menggunakan sistem Lomba Cepat Tepat (LCT) dengan tiga bagian: babak wajib, babak pilihan, dan babak rebutan.

Tantangan di Tiap Ronde

Salah satu peserta peraih juara, Alexa, menceritakan pengalaman menegangkan di babak kuarter final. “Kuarter final justru yang paling menegangkan karena model soalnya bisa multiple answer. Jika salah satu pilihan jawaban saja salah, maka langsung dianggap salah total. Tim kami bahkan hanya mendapat 25 poin, sementara tim lain ada yang mencapai 200 poin. Namun, ternyata banyak tim yang mendapatkan nilai minus, sehingga kami tetap lolos ke semifinal dengan posisi ke-10, benar-benar di ujung,” ungkap Alexa.

Momen paling berkesan juga terjadi di babak rebutan grand final. “Waktu itu posisi kami dan tim dari Universitas Brawijaya (UB) memiliki skor yang sama. Soal sudah habis, tapi juribelum menentukan juara 2 dan 3. Akhirnya juri menambahkan tiga soal baru untuk menentukan pemenang. Walaupun kami akhirnya mendapat juara 3, suasananya sangat seru, juri, peserta, dan penonton semuanya sangat antusias dan bersemangat,” tambah Alexa.

Pada kompetisi ini, juara pertama berhasil diraih oleh tim yang terdiri dari Nathaniel Suyanto, Ave Zangkila Langit, dan Jason Oktavian Hartanto. Sedangkan Zaskia Nafisa Salma, Juan Farrel Wongso, dan Alexandrena Maive Putri Adya meraih juara tiga. Selain itu, beberapa peserta juga berhasil meraih peringkat individu terbaik, seperti Ave Zangkila Langit di posisi pertama, Alexandrena Maive Putri Adya di posisi keenam, Muhamad Dhiya’ Ulhaq di posisi kedelapan, Muhammad Naufal Razzan M. di posisi kesembilan, dan Zaskia Nafisa Salma di posisi kesepuluh.

Keberhasilan tim UNAIR menjadi bukti semangat juang tinggi serta soliditas dalam menghadapi tantangan kompetisi nasional.

Penulis : Saffana Raisa Rahmania

Editor : Ragil Kukuh Imanto