UNAIR NEWS – Momen pengenalan lingkungan kampus oleh mahasiswa baru belum tuntas. Usai menjalani Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) tingkat universitas dan fakultas, mahasiswa segera diarahkan untuk mengikuti kegiatan Ospek tingkat jurusan. Pada Jumat (26/8) petang, Himpunan Mahasiswa Ekonomi Islam (HIMA EKIS) Universitas Airlangga (UNAIR) membuka gelaran Ospek tingkat jurusan yang bertajuk “FRESH”.
Kegiatan tersebut bukannya tanpa alasan. Selain sebagai wadah silaturahmi serta ajang saling mengenal satu sama lain, FRESH juga diharapkan menjadi penguat persaudaraan atau ukhuwah antara elemen jurusan ekonomi islam, baik kakak tingkat, staf, hingga seluruh sivitas akademika yang tergabung.
“Kita ingin mencetuskan ekonom rabbani yang bisa membantu memajukan ekonomi syariah kedepannya, baik di Indonesia sendiri, dan di kancah internasional,” ujar Ketua HIMA EKIS UNAIR, Fawwaz Hammada, kepada UNAIR NEWS (26/8).
Perkenalkan Kultur Jurusan
Sebagai Program Studi (Prodi) yang tersemat kata “Islam”, tentunya, EKIS memiliki perbedaan karakter yang cukup signifikan diantara Prodi lainnya, termasuk dalam kegiatan Ospek. Dalam rakaiannya, mahasiswa tidak sekadar ditempa dengan beragam hal untuk meningkatkan daya intelektualitas, namun, mereka akan dikenalkan dengan tata krama serta adab yang baik sebelum menerima ilmu. Selain itu, wujud persaudaraan serta kekeluargaan sangat diperhatikan.
“Kita ingin Mahasiswa Baru itu nyaman, inginnya sejak welcome party hingga closing party, kita buat acara yang se-fun mungkin dan senyaman mungkin, supaya kita memberikan kesan yang baik,” pungkas Ketua Pelaksana FRESH 2020, Ahmad Rifqi Firmansyah.
Tahun ini, FRESH membawa tema “Islamic Economic for Incredible Ability”. Dalam tema tersebut, diharapkan mahasiswa baru dapat menjadi pribadi yang memiliki jiwa kepemimpinan sekaligus berintegritas dimanapun ditempatkan dan bagaimanapun keadaannya. Bagi Rifqi, Kepemimpinan, integritas, serta atmosfer lingkungan yang baik akan menghantarkan kemudahan dalam mahasiswa untuk berproses nantinya.
Tiga Nilai Utama
Sebagai tambahan, FRESH merupakan akronim dari Friendship in Economic Sharia. Selain itu, menurut Rifqi, FRESH memiliki tiga nilai utama yang akan ditanamkan kepada mahasiswa. Hal tersebutlah yang membedakan dengan Ospek lainnya, yaitu habluminallah atau religiositas, habluminannas atau senses of belonging, serta pride atau intelektualitas. Ia berharap, tiga nilai tersebut akan membekas dan dapat menjadi bekal mahasiswa baru di manapun mereka berkarya.
“Kita ingin seluruh stakeholder yang ada dapat ikut berpartisipasi dalam menyambut mahasiswa baru supaya dapat membimbing serta memperlihatkan militansi yang ada dalam jurusan EKIS ini,” tambahnya.
Pada akhir, ia berharap, kegiatan tersebut dapat membentuk karakter mahasiswa menjadi lebih baik lagi, terutama dalam menjalani proses perkuliahan kedepannya. Tidak hanya itu, proses penanaman nilai dan pembelajaran serta pengalaman yang diberikan oleh kakak tingkat, diharapkan menjadi pelecut agar mahasiswa baru, nantinya, dapat semakin berprestasi di berbagai ranah keilmuan, baik tingkat nasional hingga internasional.
“Kita juga ingin, mahasiswa baru dapat mengenal budaya di EKIS itu sendiri, militansinya, kekompakannya, agar nantinya dapat beradaptasi,” tutup Mahasiswa Angkatan 2020 tersebut. (*)
Penulis: Afrizal Naufal Ghani
Editor: Nuri Hermawan





