UNAIR NEWS – Tim mahasiswa UNAIR berhasil mencetak prestasi membanggakan dalam perlombaan Audit Paper Defense Competition (APDC). Tim ini terdiri dari tiga mahasiswa, yaitu Afrill Aulya Rachma, Rahmat Hakim, dan Firman Maulana Barokah. Mereka menempati peringkat kedua dalam perlombaan yang diselenggarakan oleh Badan Audit Kemahasiswaan PKN STAN. Sebelum terpilih menjadi pemenang pada Sabtu (18/01/2025), tim ini telah menjalani tiga babak perlombaan sejak November 2024.
Pertama, tim UNAIR mengikuti babak preliminary dengan mengumpulkan paper secara daring. Mereka terpilih menjadi sepuluh tim terbaik yang berkesempatan mempresentasikan hasil papernya di depan dewan juri pada babak semifinal. Terakhir, mereka lolos sebagai tiga besar pada babak final. Dalam babak ini, mereka berdebat mempertahankan argumen atau usulan dari paper yang telah mereka buat.
Angkat Audit Sustainability di Indonesia
Dalam ajang APDC, Tim UNAIR mengusung tema Perkembangan Standar Audit Sustainability di Indonesia. Mereka menganggap bahwa standar audit di Indonesia perlu mengadopsi standar global. “Alasannya karena standar audit untuk sustainability di Indonesia masih sangat beragam, sehingga perlu adanya harmonisasi atau adopsi dari standar-standar global yang lebih kompleks dan komprehensif agar mencakup seluruh aspek keberlanjutan,” jelas Afrill.
Afrill mengaku perlombaan ini membuatnya lebih memahami sustainability audit di Indonesia. “Kami jadi lebih tau tentang sustainability auditing, mulai dari regulasi-regulasinya di Indonesia, standarnya internasionalnya, dan terkait jasa assurance dari sustainability auditing,” sambungnya.
Berkompetisi dengan Perguruan Tinggi Lain
Peserta APDC berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Tim ini mengaku sempat tidak percaya diri karena melihat kualitas tim dari universitas lain. Namun, dengan semangat dan tekad yang tinggi, tim ini berhasil menyabet juara kedua. Babak final menjadi momen berkesan karena mereka harus berdebat melawan dua tim tuan rumah. “Babak final itu adalah momen paling berkesan karena kami bertanding dan berdebat melawan dua tim dari tuan rumah PKN STAN yang sangat kritis,” ungkap Afrill.
Kompetisi ini memberikan pengalaman berharga tim UNAIR. Mereka harus menyempatkan waktu untuk menjalani proses perlombaan di tengah kesibukan sebagai mahasiswa semester akhir. Meski demikian, melalui kolaborasi yang baik, tim ini dapat mengukir prestasi gemilang. Kedepannya, mereka bertekad untuk memperdalam pengetahuan di bidang audit dan mengaplikasikannya dalam dunia kerja.
Penulis: Khumairok Nurisofwatin
Editor: Edwin Fatahuddin





