UNAIR NEWS – Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menorehkan prestasi Juara I dalam The 22th HIPOTEX-R. Kejuaraan tersebut terselenggara oleh Himpunan Profesi dan Peminat Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (HIPOTESA) IPB University. Dalam kompetisi yang berlangsung pada Sabtu-Minggu (20-21/9/2025) tersebut, mereka mengusung gagasan solutif bertajuk Transisi Energi Berkeadilan: Skema Jalan Keluar dari Ketergantungan Bahan Bakar Fosil menuju Pembangunan Berkelanjutan.
Tim Win-Win Solutions beranggotakan tiga mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Mereka adalah Rosa Melia Maharani (Ilmu Ekonomi, 2022), Dinnaya Mahashofia (Ilmu Ekonomi, 2023), dan Frisca Kusumawati (Ilmu Ekonomi, 2023).
Gagasan Transisi Energi Berkeadilan
Melalui proposal kebijakannya, tim UNAIR menawarkan rencana kebijakan Just Energy Transition sebagai solusi atas permasalahan ketergantungan energi fosil berdasarkan studi kasus yang penyelenggara sediakan. Mereka merancang kebijakan berbasis empat pilar program. Kebijakan tersebut, katanya, tidak hanya fokus pada masalah energi, tetapi juga mencakup pengembangan sumber daya manusia dan pertumbuhan ekonomi.
“Kami ingin memastikan kebijakan transisi energi bisa menjangkau seluruh kalangan dan tidak ada yang tertinggal. Jadi, kami pastikan empat program kami merangkum peran fiskal, sumber daya manusia, dan inovasi teknologi,” jelas Rosa.
Kunci Sukses dari Kolaborasi
Perjalanan menuju kemenangan tidak sepenuhnya mulus. Kendala utama yang mereka hadapi adalah menyatukan jadwal latihan dan penyusunan materi di tengah kesibukan kuliah masing-masing. Namun, komunikasi yang efisien menjadi kunci keberhasilan tim dalam mengatasi hambatan tersebut.
Selain itu, strategi membagi tugas sesuai kemampuan, sekaligus memastikan semua anggota memahami keseluruhan materi menjadi faktor penting. “Kami menajamkan presentasi dengan menggabungkan literatur dan referensi terkait policy case dari berbagai sumber. Kami juga memanfaatkan masukan juri, sejak tahap proposal, agar semua poin penting bisa tersampaikan dengan baik,” ungkapnya.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggan bagi tim pemenang, tetapi juga inspirasi bagi mahasiswa lain. Rosa dan tim mendorong rekan-rekan mahasiswa untuk berani mencoba.
“Kalau mau ikut lomba jangan segan cari mentor atau teman buat sharing dan breakdown seputar lomba. Dengan begitu, kita bisa tahu sistemnya, aspek yang dinilai, dan poin yang harus dipersiapkan dengan matang,” pungkasnya.
Penulis: Dinnaya Mahashofia
Editor: Yulia Rohmawati





