Universitas Airlangga Official Website

Tingkatkan Literasi Digital Sejak Dini, Mahasiswa BBK UNAIR Gelar Kelas Cakap Digital

Praktik penggunaan fitur dan aplikasi dasat laptop oleh siswa MI Ngargosari. (Foto: Istimewa).
Praktik penggunaan fitur dan aplikasi dasat laptop oleh siswa MI Ngargosari. (Foto: Istimewa).

UNAIR NEWS – Mahasiswa UNAIR kembali menunjukkan komitmen dalam mengabdi pada masyarakat melalui program kerja Kelas Cakap Digital. Program tersebut terlaksana pada Senin, Rabu, dan Kamis (19,21,22/1/2026) di Madrasah Ibtidaiyah (MI)MI Ma’arif Ngargosari, Kelurahan Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Menurut perwakilan tim BBK Ngargosari Dwi Jeni Erika, program kerja itu merupakan kegiatan pembelajaran praktik yang mengenalkan dasar-dasar penggunaan laptop kepada siswa MI. Kegiatan meliputi pengenalan penggunaan laptop, pengenalan fitur, hingga penggunaan trackpad dan keyboard.

“Kami juga mengenalkan program dasar yang sering digunakan di laptop yaitu Microsoft Store, browser, Paint, Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Notepad. Aplikasi ini merupakan aplikasi yang esensial dipakai pada saat ini, sehingga dengan mempelajarinya sejak dini harapannya skill anak dapat terlatih dengan baik,” jelasnya.

Kegiatan tersebut dilakukan secara bertahap selama tiga hari. Hari pertama fokus pada pengenalan dasar laptop, hari kedua pengenalan Microsoft Word, dan hari ketiga pengenalan Microsoft Excel. Sasaran program tersebut adalah siswa kelas 4 MI, dengan metode pembelajaran interaktif, praktik langsung, dan pendampingan oleh mahasiswa KKN.

“Output yang kami dapat cukup baik, yang mana siswa MI Ngargosari dalam tiga hari sudah bisa mengoperasikan laptop dan program dasarnya dengan cukup baik. Dengan demikian harapannya siswa dapat mempersiapkan ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) saat naik kelas nantinya,” terangnya.

Program itu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah dan masyarakat, khususnya dalam peningkatan literasi digital siswa sejak dini. Kegiatan tersebut juga disambut baik oleh pihak sekolah yang merasa terbantu dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi sistem ujian berbasis komputer. 

“Harapannya, program ini dapat dilanjutkan dan dikembangkan secara berkelanjutan oleh pihak sekolah dengan dukungan berbagai pihak. Program ini juga diharapkan dapat menjadi model pembelajaran literasi digital bagi kelas lain, sehingga seluruh siswa memiliki kesiapan teknologi yang baik terlebih dengan adanya ANBK yang menuntut siswa melek teknologi sejak dini,” tutupnya.

Penulis: Rifki Sunarsis Ari Adi

Editor: Khefti Al Mawalia