Universitas Airlangga Official Website

Tips Membuat Resume dari CEO Bright Internship

CEO Bright Internship Florensia Wiyono Daryanto saat menyampaikan materi dalam acara bertajuk "Job-Hunting Hacks: Resume & Interview Upgrade" Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi, Kewirausahaan, dan Alumni (DPKKA) Universitas Airlangga pada Kamis (8/4/2021) secara virtual via ZOOM Meeting. (Tangkapan layar ZOOM Meeting)
CEO Bright Internship Florensia Wiyono Daryanto saat menyampaikan materi dalam acara bertajuk "Job-Hunting Hacks: Resume & Interview Upgrade" Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi, Kewirausahaan, dan Alumni (DPKKA) Universitas Airlangga pada Kamis (8/4/2021) secara virtual via ZOOM Meeting. (Tangkapan layar ZOOM Meeting)

UNAIR NEWS – Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi, Kewirausahaan, dan Alumni (DPKKA) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar acara bertajuk “Job-Hunting Hacks: Resume & Interview Upgrade” bersama CEO Bright Internship Florensia Wiyono Daryanto pada Kamis (8/4/2021). Digelar secara virtual via ZOOM Meeting, acara itu diikuti 150 peserta. Segala strategi jitu dalam pembuatan resume dan sikap yang baik saat melakukan interview diulas detail oleh Floren – sapaan karib Florensia Wiyono Daryanto.

Menurut Floren, ada beberapa kemampuan penting yang sangat dibutuhkan suatu perusahaan (talent requirement). Di antaranya, kemampuan berteknologi, kecocokan dengan perusahaan, dan kemampuan di luar bidangnya.

”Sekarang tenaga kerja yang dibutuhkan lebih mencari ke seseorang yang telah berpengalaman. Sehingga tidak hanya berpatokan pada nilai (melakukan, Red),” ujarnya

Yang menjadi penting adalah kemampuan seseorang dalam menguasai keterampilan dasar di bidang teknologi. Mengingat saat ini teknologi sangat berpengaruh terhadap berbagai bidang kehidupan. 

“Semuanya kan sekarang pakai teknologi. Dan, mungkin ke depannya akan banyak sekali pekerjaan yang digantikan teknologi,” ungkapnya.

Selanjutnya, Job-Hunting yang dilakukan yaitu kenali passion diri kita sendiri. Setelah itu, buatlah rencana ke depan. Misalnya, ingin memiliki posisi di suatu bidang pemasaran tertentu. Pada bagian ini, yang paling penting untuk disiapkan adalah resume yang menarik.

“Teman-teman harus stand-out. Kalau tidak, maka resume kalian cuman dilihat lima detik dan dilewati,” ujarnya.

 “Jadi, pastikan resumenya oke dan interviewnya bagus. Serta, kita wajib follow-up terkait info-info dari perusahaan yang kita tuju,” imbuh Floren.

Yang penting perlu dipahami juga adalah keperluan resume atau CV untuk perusahaan. Pastikan disesuaikan permintaan perusahaan melalui berkas yang disyaratkan. Umumnya di Indonesia menggunakan keduanya, sedangkan di Eropa beberapa menggunakan CV dan Amerika berupa resume.

“Teman-teman riset dulu, kurang lebih di negara mana yang kalian tuju apakah menggunakan CV atau resume,” tipsnya.

Jika kita tidak memiliki banyak pengalaman kerja, cukup cantumkan saja informasi personal, pendidikan, dan pengalaman lainnya. Kemudian, saat interview, disarankan untuk biasa saja dalam menghadapi suatu hal tersebut, jangan berlebihan saat menjawab.

“Ini hanya sebuah percakapan biasa antara job applicant (kalian) dan representatif dari perusahaan. Jadi jangan takut dan anggap suatu hal yang biasa saja,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Ichwan Firmansyah

Editor: Feri Fenoria