Universitas Airlangga Official Website

Tips Mengatur Pola Makan Saat Lebaran bagi Penderita Diabetes

Makanan Khas Lebaran. (Sumber: Photography SS/Shutterstock)
Makanan Khas Lebaran. (Sumber: Photography SS/Shutterstock)

UNAIR NEWS – Perayaan Idulfitri tidak pernah lepas dari berbagai hidangan lezat. Deretan makanan yang terpampang di meja makan selalu menggugah selera. Terlebih, makanan bersantan dan aneka kue khas lebaran. Sayangnya, tidak semua orang bisa menyantap sajian lebaran dengan bebas, terutama bagi penderita diabetes/glukosuria. Mereka harus ekstra hati-hati memilih makanan agar kondisi kesehatan tetap terjaga. 

Melalui wawancara bersama UNAIR NEWS, Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (UNAIR), dr Hermina Novida SpPD K-EMD FINASIM membagikan beberapa tips sehat menikmati hidangan lebaran.

1. Mematuhi Jadwal, Jenis, dan Jumlah (3J) Makanan

Hermina mengimbau, penderita glukosuria harus mematuhi Jadwal, Jenis dan Jumlah (3J) makanan ketika makan. Mereka harus memerhatikan pemilihan jenis makanan dengan cermat. Selain itu, pengidap diabetes juga harus mematuhi jadwal makan yang disarankan oleh dokter. Mereka tidak bisa mengonsumsi makanan setiap saat seperti orang lain.  

“Pilihlah jenis makanan yang kadar gulanya rendah dan indeks glikemiknya tidak tinggi. Jangan mengonsumsi makanan melebihi jumlah kebutuhan kalori,” imbuhnya. 

2. Menghindari Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak (GGL)

Kemudian, Hermina mengatakan bahwa penderita glukosuria wajib menghindari konsumsi Gula, Garam dan Lemak (GGL) yang berlebih. Biasanya, makanan yang mengandung Gula, Garam dan Lemak (GGL) itu ada dalam aneka kue kering dan olahan makanan bersantan. 

“Selain dua makanan itu, jenis makanan seperti permen, cokelat, gorengan, kerupuk juga harus dihindari karena makanan-makanan tersebut mengandung banyak gula, garam, lemak, bahkan karbohidrat,” jelas Dokter Spesialis Penyakit Dalam itu.

Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (UNAIR), dr Hermina Novida SpPD K-EMD FINASIM. (Sumber: Istimewa)
3. Mengatur Kadar Gula Darah

Lebih lanjut, dosen sekaligus sekretaris jenderal Pengurus Besar Persatuan Diabetes Indonesia (PB Persadia) itu mengimbau penderita glukosuria untuk melakukan konsultasi kembali dengan dokter. Hal tersebut sangat penting untuk mengetahui perubahan dosis dan cara minum obat dari bulan puasa hingga lebaran. 

4. Penderita Diabetes Perbanyak Konsumsi Serat dan Air Putih 

Selanjutnya, ia juga menyarankan penderita glukosuria supaya memperbanyak konsumsi serat dan air putih. Jangan sampai saat perayaan lebaran mereka mengonsumsi minuman manis atau minuman bersoda. 

5. Perbanyak Aktivitas Fisik

Tips terakhir yaitu memperbanyak aktivitas fisik agar kalori yang masuk ke dalam tubuh bisa terbakar. (*)

Penulis: Rafli Noer Khairam

Editor: Khefti Al Mawalia