Universitas Airlangga Official Website

Tips Menulis Karya Tulis Ilmiah Bagi Pemula

KSEI AcSES FEB UNAIR, Kelompok Belajar Karya Tulis Ilmiah (KBKTI),Aula Masjid Nuruzzaman pada senin(25/9/2023). (Foto: Istimewa)
KSEI AcSES FEB UNAIR, Kelompok Belajar Karya Tulis Ilmiah (KBKTI),Aula Masjid Nuruzzaman pada senin(25/9/2023). (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWSGuna meningkatkan teknik penulisan dalam Karya Tulis Ilmiah (KTI), KSEI AcSES FEB UNAIR kembali mengadakan pelatihan Karya Tulis Ilmiah (KBKTI) batch 4 di Aula Masjid Nuruzzaman pada Senin (25/9/2023). Nuria Lathifah selaku pembicara KBKTI  mengatakan bahwa KTI sangat penting khususnya bagi mahasiswa yang sering dihadapkan dengan karya tulis.

“KTI itu penting untuk mahasiswa dan pasti berguna buat kedepannya,” terang Nuria

Menurutnya, mencari gagasan dan ide selalu menjadi permasalahan dalam menulis KTI khususnya bagi pemula. Permasalahan yang sering penulis hadapi adalah mencari gagasan dan ide. Salah satu cara paling cepat dan mudah dalam membuat kerangka KTI dan juga menentukan judul KTI adalah dengan mencari permasalahan terlebih dahulu.

“Gagasan dan ide itu poin utama dalam membuat karya tulis,” ucap Nuria.

Tak hanya itu, ia juga mengatakan gagasan juga harus memiliki manfaat bagi pembaca. “Gagasan yang baik itu dapat diimplementasikan dan berguna untuk pembaca.” 

Perlu Pengalaman 

Nuria mengatakan bahwa dalam menulis KTI tidak harus langsung berhasil dan menjadi juara dalam perlombaan KTI. Ia mengungkapkan dalam menulis KTI harus berani mencoba dan jangan pernah takut untuk salah.

“Menulis KTI pasti tidak langsung bagus dan butuh proses, proses itulah yang membuat tulisan kita menjadi bagus secara perlahan,” ungkapnya.

Hindari Plagiarisme

Plagiarisme merupakan hal yang dilarang dalam membuat karya tulis, apapun bentuknya. Penting untuk mencari sumber yang kredibel dalam membuat sebuah karya. Nuria mengungkapkan, penulisan KTI harus mencantumkan sitasi agar terhindar dari plagiarisme.

“Cari sumbernya yang kredibel, jangan dari blogspot agar tidak terkena plagiarisme,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, jika sumber di internet sudah banyak, maka alangkah baiknya mencari dan membaca terlebih dahulu topik dan pembahasan yang ingin kita tulis. Agar terhindar dari kebiasaan plagiarisme.

Penulis: Laksamana Salman Alfarizi

Editor: Khefti Al Mawalia