Universitas Airlangga Official Website

UKM Karate DO UNAIR Borong 15 Medali

Potret delegasi terbaik UKM Karate DO UNAIR dalam kejuaraan Gadjah Mada Open Karate Championship 2023. (Foto: Antik Widi).
Potret delegasi terbaik UKM Karate DO UNAIR dalam kejuaraan Gadjah Mada Open Karate Championship 2023. (Foto: Antik Widi).

UNAIR NEWS – UKM Karate DO Universitas Airlangga (UNAIR) tak lelah mengukir prestasi gemilangnya. Kali ini, mereka berhasil membawa pulang 15 medali dalam Kejuaraan Gadjah Mada Open Karate Championship 2023 pada (2/6/2023-4/6/2023). Mereka berhasil mengalahkan 1471 atlet dari seluruh Indonesia. 

Halangan dan Rintangan Selama Kompetisi

Antik Widi, Ketua UKM Karate DO UNAIR mengatakan bahwa dalam Gadjah Mada Open Karate Championship itu ia dan timnya mempersiapkan segalanya dengan matang. Persiapan tersebut ia lakukan satu bulan sebelum kompetisi tersebut. 

Naasnya, saat mendekati kompetisi, mereka mengalami permasalahan di luar dugaan. Atribut yang akan mereka gunakan selama pertandingan datang di saat Antik dan timnya siap menuju ke Yogyakarta. 

“Nah, pada saat itu saya ketar-ketir karena atribut yang telah saya pesan jauh hari tapi datangnya di waktu mepet dengan keberangkatan kami. Karena dengan atribut ini dapat membakar semangat dari delegasi UKM Karate DO UNAIR selama pertandingan,” tambahnya. 

Sosok Sensei Dibalik Prestasi UKM Karate DO UNAIR

Dibalik prestasi yang telah diukir tentu adanya support system dari Sensei Jeane Taroreh. Ia adalah pelatih UKM Karate DO UNAIR yang tak diragukan lagi pengalamannya di bidang karate. 

Ia merupakan mantan atlet SEA Games pada tahun 1997 dan 1999. Tak hanya itu, ia juga tergabung dalam Tim Jawa Timur sebanyak 6 kali untuk PON 1989 – 2008. Maka tak heran, hasil didikan dari Sensei Jeane menghasilkan anggota UKM Karate DO UNAIR berprestasi. 

“Saya selaku pelatih melihat UKM Karate DO memiliki peluang yang besar untuk meraih prestasi membanggakan. Tak lupa juga, para anggota UKM Karate harus seimbang dengan prestasi akademik juga. Jaga semangat dan bersiap untuk kompetisi POMPROV 2023 pada bulan Juli,” tungkas Sensei. 

Berikut nama nama delegasi yang berhasil meraih medali:

Antik Widi Anugrah (Juara 2 Kumite -61Kg Mahasiswa & Karyawan Putri), Rifqi Bagus Estiawan (Juara 1 Kumite +84Kg Mahasiswa & Karyawan Putra), Aleron Ivan Balapradhana(Juara 1 Kumite -84Kg Mahasiswa & Karyawan Putra), Sekar Ayu Putri Nugrahaeni (Juara 1 Kumite -50Kg Mahasiswa & Karyawan Putri), Rizka Alya Damayanti (Juara 1 Kata Perorangan Mahasiswa & Karyawan  Putri), Naila Syauqina (Juara 2 Kumite -55Kg Mahasiswa & Karyawan Putri). Yoga Susetyo Prabowo (Juara 1 Kumite +84Kg Mahasiswa & Karyawan Putra), Ranu Panji Satriyo (Juara 1 Kumite -75Kg Mahasiswa & Karyawan Putra), Adelia Novitanalia (Juara 2 Kata Perorangan Mahasiswa & Karyawan  Putri), Vincentia Laura Marshanda (Juara 2 Kata Perorangan Mahasiswa & Karyawan  Putri), Maysya Dwi Rahmawati (Juara 1 Kumite +68Kg Mahasiswa & Karyawan Putri), Ahmad Rifki Permana Islamy (Juara 1 Kumite -55Kg Mahasiswa & Karyawan Putra), Feplin Trifia Agustin (Juara 1 Kata Perorangan Mahasiswa & Karyawan  Putri), Herlina Indarni (Juara 3 Kumite -55Kg Mahasiswa & Karyawan Putri), Verrial Firdaus Nugraha (Juara 2 Kumite -84Kg Mahasiswa & Karyawan Putra).

Penulis: Satrio Dwi Naryo

Editor: Khefti Al Mawalia