UNAIR NEWS – Universitas Airlangga melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kependudukan menggelar kegiatan bertajuk Demografi Berkarya di Panti Werdha Usia, Surabaya, Sabtu (9/8/2025). Kegiatan itu menghadirkan perpaduan seni dan interaksi sosial untuk mengajak lansia tetap produktif, kreatif, dan berdaya di usia lanjut.
Ketua Pelaksana, Fransisca Putri Faradilla, menjelaskan bahwa Demografi Berkarya dipilih untuk menggabungkan aspek kependudukan dengan pengembangan potensi lansia. “Lansia sering dianggap berhenti berkarya, padahal mereka memiliki pengalaman dan cerita hidup yang sangat berharga. Kami ingin memberi ruang bagi mereka untuk mengekspresikan diri sekaligus menginspirasi generasi muda,” ujarnya.
Melukis di Kanvas, Menggugah Semangat
Dalam sesi kreatif, 19 lansia menuangkan ide, kenangan, dan perasaan melalui lukisan di atas kanvas. Aktivitas ini menjadi media untuk mengasah keterampilan motorik, memicu kreativitas, sekaligus membangkitkan semangat berkarya.
Setiap karya lukis dibawa pulang oleh lansia sebagai kenang-kenangan pribadi, sementara dokumentasi karya akan dibagikan melalui akun Instagram @ukmkependudukanunair. UKM Kependudukan juga memberikan hadiah apresiasi sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi aktif para lansia.
Menyulam Cerita dalam Sharing Session
Selain melukis, kegiatan juga menghadirkan sharing session antara lansia dan mahasiswa. Para lansia membagikan pengalaman hidup, pesan moral, dan motivasi kepada generasi muda.
Banyak yang mengungkapkan rasa senang karena diberi kesempatan untuk didengar. Salah satu lansia, Oma SK, menyampaikan pesan menyentuh, “Dunia boleh luas, mimpi boleh tinggi. Tapi pulanglah, karena rindu orangtua tak pernah bersuara, ia hanya menunggu.” Momen ini menjadi pengingat pentingnya hubungan antargenerasi yang hangat dan saling menghargai.
Membangun Jejak Kolaborasi Berkelanjutan
Fransisca mengungkapkan, persiapan kegiatan dimulai dari diskusi internal, survei lokasi, penyusunan proposal, hingga koordinasi intensif dengan pihak panti. Panti Werdha Usia dipilih karena lingkungannya kondusif, jumlah penghuni sesuai kapasitas kegiatan, serta keterbukaan pengelola untuk bekerja sama.
Ke depan, UKM Kependudukan berencana melanjutkan kolaborasi dengan panti melalui program sosial maupun kreatif yang memberi manfaat bagi lansia. “Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti di satu hari saja, tetapi menjadi awal dari hubungan yang berkesinambungan,” pungkasnya.Dengan menggabungkan seni, interaksi, dan empati, Demografi Berkarya menjadi bukti bahwa lansia tetap memiliki ruang untuk berkontribusi dan menginspirasi. Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen sivitas akademika UNAIR dalam membangun masyarakat yang inklusif lintas generasi. (*)
Penulis: Nafiesa Zahra
Editor: Khefti Al Mawalia





