UNAIR NEWS – Di era sekarang, menulis menjadi salah satu kemampuan yang wajib dimiliki oleh siapa saja. Tidak terkecuali bagi mahasiswa. Dalam rangka meningkatkan kemampuan menulis, UKM Penalaran Universitas Airlangga (UNAIR) mengadakan sebuah webinar pada Sabtu (4/5/2024). Seminar itu mengundang Ashila Rizka Putri, podcaster Humanist Podcast, FIB UNAIR.
Dalam pemaparannya, Ashila mengatakan bahwa saat memulai menulis, khususnya dalam menulis skrip podcast, ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian. Salah satunya adalah menemukan alasan menulis. “Manusia cenderung menulis hal-hal yang mereka sukai. Menulis hal-hal yang kita sukai akan membawa kita untuk lebih terbiasa dalam menyusun sebuah tulisan,” terangnya.
Objek Tulisan
Lebih lanjut, Ashila menuturkan bahwa dalam menulis dan membuat podcast, objek yang diangkat bisa berasal dari cerita atau keseharian yang ingin diceritakan pada khalayak. Sehingga dalam penyampaiannya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyampaikan agar mudah untuk dipahami oleh banyak orang.
Salah satu jenis tulisan yang bisa dikuasai oleh mahasiswa adalah tulisan populer, misalnya saja produk-produk copy writing maupun content writing. Menurutnya, tulisan populer lebih mudah daripada menulis artikel ilmiah. “Membuat tulisan populer seperti hasil dari copy writing maupun content writing itu lebih mudah daripada tugas kita kuliah, misalnya artikel ilmiah,” katanya.
Kemampuan Riset
Kemampuan menulis juga harus dibarengi dengan kemampuan riset, yaitu kemampuan untuk mengetahui permasalahan dan tren yang sedang terjadi. “Setelah memiliki kemampuan iu, kemampuan yang juga harus dimiliki adalah kemampuan riset. Kemampuan ini perlu untuk mencari tren dan informasi yang ingin dibuat tulisan atau podcast. Dalam hal akademik misalnya, kemampuan ini nggak jauh-jauh dari organisasi kemahasiswaan dan prestasi,” terangnya.
Peningkatan referensi sebagai sumber bacaan juga menjadi cara untuk meningkatkan kualitas dalam tulisan maupun podcast. Dengan memperbanyak referensi bacaan, kualitas tulisan juga akan semakin meningkat. “Untuk meningkatkan konten dan yang berkualitas tentunya dibutuhkan referensi dan bahan bacaan yang berkualitas,” tutupnya.
Penulis: Ahmad Hanif Musthafa
Editor: Yulia Rohmawati





