Universitas Airlangga Official Website

UNAIR Adakan Assessment Kesiapan Belajar Calon Mahasiswa Alih Jenis

UNAIR Adakan Assessment Kesiapan Belajar Calon Mahasiswa Baru Alih Jenis
Mahasiswa Baru Jalur Alih Jenis Saat Melakukan Kegiatan Assessment di Gedung Kuliah Bersama (GKB) UNAIR pada Selasa (4/4/2023). (Foto: Dok. Kegiatan)

UNAIR NEWS – Direktorat Kemahasiswaan Universitas Airlangga menyelenggarakan kegiatan Assessment Kesiapan Belajar terhadap mahasiswa baru jalur alih jenis pada Selasa (4/4/2023). Acara tersebut berlangsung di GKB UNAIR dengan 92 peserta. Keseluruhan peserta terdiri dari Prodi Keperawatan, RPL Kebidanan, D4 Pengobatan Tradisional, dan D4 Teknologi Radiologi Pencitraan.

Kegiatan tersebut turut melibatkan beberapa stakeholder, salah satunya Airlangga Assessment Center (AAC) dan Rumah Sakit Universitas Airlangga. Tidak hanya diperuntukan bagi mahasiswa jalur Alih Jenis, kegiatan itu direncanakan diadakan untuk jalur SNBP, SNBT dan Mandiri nantinya. Direktur Pendidikan, Prof Dr Sukardiman MS Apt, mengatakan bahwa terdapat 3 rangkaian kegiatan yang dikemas dalam sistem 3 in 1.

Rangkaian Kegiatan Assessment

Kegiatan pertama yaitu tes kesehatan. Menurut Prof Dr Sukardiman MS Apt, tes kesehatan menjadi kewajiban bagi maba pada saat ini. Jika sebelumnya hanya memberikan surat keterangan sehat, mulai semester ini akan ada tes kesehatan secara terintegrasi di Rumah Sakit Universitas Airlangga. 

“Tujuannya agar ada standarisasi pemeriksaan, pemeriksaan dasar, tes ketunaan atau buta warna dan tes fisik untuk melihat apabila ada gangguan pendengaran yang mungkin nanti berpengaruh pada proses pembelajaran,” paparnya. 

Kedua, tes kesiapan dari calon mahasiswa. Ia berharap dengan adanya tes kesiapan, maka motivasi, semangat, dan kualitas belajar dapat di detect dari awal sehingga nantinya mereka dapat menyelesaikan perkuliahan tepat waktu.

Ketiga, kegiatan pengambilan jaket almamater. “Dengan adanya kegiatan ini, dapat menimbulkan kebanggan karena  menjadi bagian dari seorang ksatria airlangga,” pungkasnya.

Mahasiswa Baru Jalur Alih Jenis Saat Melakukan Kegiatan Assesment di Gedung Kuliah Bersama (GKB) UNAIR pada Selasa (4/4/2023). (Foto: Dok. Kegiatan)
Prestasi Mahasiswa

Prof Dr Nurul Hartini selaku ketua Airlangga Assessment Center (AAC) juga memberikan pemaparan tentang faktor yang mempengaruhi prestasi mahasiswa. Ia mengatakan bahwa ada faktor penentu prestasi, yakni faktor eksternal dan faktor internal.

Faktor eksternal berasal dari lingkungan kampus dan keluarga. Untuk lingkungan kampus, Prof Nurul meyakini bahwa lingkungan belajar sudah dapat memberikan support prestasi  kepada mahasiswa, mengingat posisi UNAIR sebagai kampus dengan kualitas yang bagus. 

Sementara itu, untuk faktor internal berasal dari mahasiswa itu sendiri. “Nah, faktor internal inilah yang saat ini kita lakukan assessmentnya, mulai dari kesehatan fisik yang pemeriksaannya sudah berjalan. Kesiapan secara medis dan secara fisik itu adalah kesiapan belajar mahasiswa secara psikologis,” ucapnya.

Harapan

Adanya kegiatan Assessment ini, harap Prof Nurul dapat memberikan gambaran terkait karakteristik mahasiswa itu sendiri. Sehingga, ketika sudah belajar di UNAIR, mereka tahu kapasitas seperti apa yang telah dimiliki. Ini akan menjadi data objektif untuk memberikan bekal kepada mahasiswa.

Tidak hanya itu, Menurut Prof Nurul, minat dan bakat dari mahasiswa akan berbanding lurus dengan prestasi. Mahasiswa juga dapat mengikuti kegiatan lain di luar bidang keilmuannya, yang dapat menjadi gambaran karir.

“Mereka akan mendapat gambaran dengan karir, sehingga mereka tahu mau mendongkrak skill dan dapat memperkaya diri pada bidang-bidang yang mereka minati.” pungkas Prof Nurul.

Penulis: Tia Restutika

Editor: Nuri Hermawan