Universitas Airlangga Official Website

UNAIR dan IAI Gelar Konferensi Internasional, Usung Etika Keberlanjutan AI

Sesi Welcoming Speech oleh Rektor UNAIR Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak CA.. (Foto: Istimewa)
Sesi Welcoming Speech oleh Rektor UNAIR Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak CA.. (Foto: Istimewa)

UNAIRNEWS – International Conference KRA XII 2025 menjadi titik temu penting para akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa dari berbagai penjuru dunia. Konferensi ini resmi dibuka oleh Rektor UNAIR Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak CA, Ketua IAI KAPd Prof Dr Dian Agustia SE MSi Ak CA CMA CFrA ACPA CRP CRA, Irjen Komdigi sekaligus anggota DPN IAI Dr Arief Tri Hardiyanto Ak MBA CMA CCSA CA CSEP QIA CFE CGCAE CIAE CGA, Ketua IAI Jatim Prof Basuki M Comm (HONS) PhD Ak CA CMA ASEAN CPA CertDA, dan Ketua Penyelenggara Dr Wiwik Supratiwi MBA Ak CA CMA.

Terselenggara di FEB UNAIR selama dua hari pada Senin-Selasa 02-03 Juni 2025, kegiatan ini mendapat dukungan dari 53 universitas co-host dari seluruh Indonesia yang bertema Empowering the Future of Education and Research: The Nexus of AI, Ethics, and Sustainability.”

Navigasi Keilmuan Teknologi

Rektor UNAIR Prof Nasih menyampaikan pendidikan tinggi tak boleh tinggal diam di tengah gelombang transformasi digital dan sosial yang massif.

“Kita menavigasi setiap perubahan dalam rangka transformasi bidang teknologi, bagaimana kita menanggapi untuk menentukan masa depan riset untuk peradaban kita semua,”ujarnya. 

Prof Nasih menyebut, UNAIR mendorong paradigma riset yang tak hanya unggul di atas kertas, tetapi mengakar kuat dalam solusi kehidupan nyata.

Bukan Sekadar Paper, Tapi Pengaruh Nyata

Lebih lanjut, Ketua IAI KAPd Prof Dian menyebutkan ada lebih dari 470 peserta mengikuti kegiatan ini. Peserta dari berbagai negara seperti Malaysia, Brunei, Australia, China, dan Thailand menghadiri kegiatan ini.

“Kami tidak sedang bicara riset demi publikasi. Kami bicara tentang impact, tentang bagaimana ilmu akuntansi menjawab isu etika, teknologi, dan keberlanjutan,” ungkapnya.

Ia menambahkan peran penting dosen dan mahasiswa dalam tri dharma perguruan tinggi: mengajar, meneliti, dan mengabdi, yang seluruhnya bermuara pada kebermanfaatan sosial.

Masa Depan Akuntansi 

Konferensi ini mengangkat topik hangat seperti AI dalam akuntansi, krisis etika bisnis, hingga strategi keberlanjutan di tengah disrupsi ekonomi global menjadi bahan diskusi lintas negara. Forum ini menjadi ruang kompetisi ilmiah dan jembatan awal publikasi bagi riset-riset potensial.

KRA XII menandai arah baru akuntansi yang adaptif, etis, dan berkelanjutan. “Kami ingin membangun ekosistem pendidikan tinggi yang bukan hanya menghasilkan lulusan, tapi juga perubahan,” tegas Prof Nasih.

Penulis: Sintya Alfafa

Editor: Ragil Kukuh Imanto