Universitas Airlangga Official Website

UNAIR dan IPB University Lakukan Benchmarking Pengelolaan Sumber Daya PTN-BH

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya, Dr Ardianto SE MSi Ak CМА СА (kanan) dan Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumber Daya dan Infrastruktur IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet STP MSi (kiri) dalam pertemuan benchmarking (Foto: PKIP UNAIR)
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya, Dr Ardianto SE MSi Ak CМА СА (kanan) dan Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumber Daya dan Infrastruktur IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet STP MSi (kiri) dalam pertemuan benchmarking (Foto: PKIP UNAIR)

UNAIR NEWS – Perguruan tinggi saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan dinamika global. Untuk itu, perguruan tinggi perlu berkolaborasi dalam melakukan transformasi dan meningkatkan daya saing global. Menyikapi kondisi tersebut, Universitas Airlangga (UNAIR) menerima kunjungan benchmarking dari Institut Pertanian Bogor (IPB) University. Kunjungan tersebut berlangsung pada Jumat (15/8/2025) di Ruang Sidang Pleno, Balai RUA Lt 4 Kantor Manajemen Kampus MERR-C.

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya, Dr Ardianto SE MSi Ak CМА СА beserta jajaran menyambut hangat kunjungan dari IPB University. Ia menyebut, kunjungan ini menjadi momentum penting untuk saling bertukar pendapat dan informasi untuk memperkuat jejaring antar perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN-BH).

“Memang saat ini tantangan dinamika pendidikan semakin kompleks. Termasuk tuntutan PTN-BH untuk terus meningkatkan kualitas, teknologi, daya saing global, maupun penguatan manajemen sumber daya,” ujarnya.

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya, Dr Ardianto SE MSi Ak CМА СА (kanan) dan Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumber Daya dan Infrastruktur IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet STP MSi (kiri) dalam pertemuan benchmarking saling bertukar cinderamata (Foto: PKIP UNAIR)
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya, Dr Ardianto SE MSi Ak CМА СА (kanan) dan Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumber Daya dan Infrastruktur IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet STP MSi (kiri) dalam pertemuan benchmarking saling bertukar cinderamata (Foto: PKIP UNAIR)

Menurutnya, UNAIR dan IPB sebagai institusi besar harus terus membangun semangat kolaboratif. Pasalnya, untuk menyikapi berbagai tantangan global, kolaborasi dan kerja sama menjadi kunci. Ia berharap, pertemuan antara kedua belah pihak ini bisa menjadi awal kolaborasi, baik di bidang penelitian, inovasi, maupun pengabdian masyarakat.

“Semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat besar dan memberikan dampak nyata bagi pendidikan tinggi di Indonesia. Sehingga kita bisa menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing global,” imbuhnya.

Senada dengan Dr Ardianto, Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumber Daya dan Infrastruktur IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet STP MSi juga mengatakan bahwa perguruan tinggi harus terus bersinergi. Ia menyadari, sebagai sesama PTN-BH, baik IPB University maupun UNAIR sama-sama menghadapi tantangan pengelolaan sumber daya. 

Ia melanjutkan, salah satu permasalahan yang menjadi tantangan adalah anggaran, infrastruktur, dan sumber daya seringkali dihadapkan pada ketidakjelasan. Untuk itu, ia berharap, benchmarking ini akan menghasilkan alternatif penyelesaian persoalan.

“Saya kira ini persoalan yang bisa kita cari sumber-sumber alternatifnya. Terutama dengan privilese kita sebagai PTN-BH dengan otonomi. Misalnya dengan memanfaatkan aset, kepakaran, dan lain-lain,” katanya. 

Penulis: Yulia Rohmawati