UNAIR NEWS – Paragon Corp bersama Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar seminar bertajuk Paragon Campus Sharing pada Jumat (20/2/2026) di Auditorium Candradimuka, Gedung Kuliah Bersama, Kampus MERR – C UNAIR. Kegiatan itu merupakan bentuk kerja sama dalam menciptakan wadah eksplorasi bagi civitas academica UNAIR.
Paragon percaya bahwa kebaikan harus bersifat luas. Kebermanfaatan itu tidak boleh berhenti di satu tempat, melainkan harus menjangkau siapa pun yang membutuhkan. Oleh karena itu, Paragon tidak mengenal sekat dan menjadi tempat bertemunya berbagai latar belakang dalam satu kesatuan yang utuh.
Dalam seminar tersebut hadir empat perwakilan dari direktorat Paragon Corp, yakni Rida Agustina dari Direktorat R&D, Atthaya Camila dari Direktorat Packaging Innovation, Savira Sanya dari Direktorat Product Innovation & Development, serta Anna Rohatul Wardah dari Direktorat Regional Finance Controller.
Peluang Magang di Paragon Corp
Kedatangan Paragon kali ini hadir membuka peluang mahasiswa Universitas Airlangga bergabung dalam program Management Trainee (MT). Rida Agustina mengungkapkan antusiasmenya menyambut para calon anggota baru di Paragon Corp.
“MT ini ditujukan untuk mahasiswa yang sudah di semester akhir atau sudah lulus ya. Kalian dapat bergabung pada 4 bidang utama, yakni pada bagian R&D, Packaging Innovation, Product Innovation & Development, serta Finance Controller. Kami tunggu kehadiran kalian,” ungkap Rida.
Dalam seminar tersebut, keempat perwakilan direktorat menjelaskan peluang kerja divisinya, cara kerja, hingga kemampuan-kemampuan yang akan dibutuhkan nantinya. Rida menegaskan pentingnya peran individu yang mampu berinovasi secara kreatif dalam industri kecantikan.
“R&D seperti playground yang sangat menantang untuk saya, karena industri kecantikan cepat berganti mengikuti tren yang ada. Jadi, kita perlu kreativitas, imajinasi, serta teknologi untuk membuat dan meneliti produk yang akan dibuat nantinya,” ungkapnya.
Dibalik Paragon Corp
Lebih lanjut, Atthaya menekankan pentingnya kemasan dalam meningkatkan nilai jual produk. Inovasi kemasan harus terus berkembang dan menyesuaikan kebutuhan konsumen.
“Jadi kemasan dibuat untuk mengincar kesan pertama yang ditampilkan, jadi semakin unik, bermanfaat, lucu, atau berinovasi sebuah kemasan dapat membuka peluang untuk konsumen membeli produk tersebut. Saya masuk Paragon lewat MT, di sini kami butuh orang yang pintar berinovasi dan posisi ini bebas untuk jurusan apapun,” imbuhnya.
Selanjutnya, Savira menegaskan bahwa divisinya yang mengelola sebagian besar bagian produksi. Ia menyebut bahwa mahasiswa yang merasa dirinya memiliki ketelitian tinggi dapat bergabung dengan divisinya.
“Seperti kak Atthaya, saya juga pernah menjadi bagian dari program MT. Tugas kalian di divisi ini sebagai pengawas produksi dari produk-produk Paragon. Selain itu, nanti kita akan mempelajari bagaimana produk bisa diinovasikan dengan maksimal,” tegasnya.
Di akhir, Anna selaku penanggung jawab manajemen keuangan di Paragon Corp menjelaskan bahwa semua yang berhubungan dengan dana harus tertata dengan rapi dan sistematis. Menurutnya, keuangan dalam suatu perusahaan merupakan salah satu tiang perusahan dapat berdiri dengan baik.
Penulis: Putri Andini
Editor: Khefti Al Mawalia





