Universitas Airlangga Official Website

UNAIR Dorong Inovasi Tata Kelola Jurnal dalam Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pendampingan Jurnal

Pendampingan Intensif oleh Prof Dr H Herry Purnobasuki MSi dalam rangka percepatan indeksasi jurnal. (dok: Istimewa)
Pendampingan Intensif oleh Prof Dr H Herry Purnobasuki MSi dalam rangka percepatan indeksasi jurnal. (dok: Istimewa)

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) terus berupaya meningkatkan mutu publikasi ilmiah melalui transformasi tata kelola jurnal yang adaptif dan inovatif. Komitmen ini diwujudkan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pendampingan Jurnal yang diselenggarakan pada Senin (6/10/2025), diikuti oleh pengelola jurnal dari berbagai fakultas serta tim pendamping ahli lintas bidang.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari strategi UNAIR untuk memperkuat daya saing jurnal kampus di tingkat nasional dan internasional, sekaligus menjawab tantangan era digital melalui pemanfaatan teknologi dan penerapan tata kelola yang berkelanjutan.

AI Harus Diarahkan, Bukan Dihindari

Dalam sambutannya, Ketua Lembaga Inovasi dan Pengembangan Jurnal serta Hak Kekayaan Intelektual (LIPJPHKI) Universitas Airlangga, Prof Ferry Efendi S Kep Ns MSc PhD, menekankan bahwa pengelolaan jurnal ilmiah saat ini menuntut kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI).

“AI bukan musuh, tapi alat. Tantangannya bukan pada keberadaan teknologinya, tetapi bagaimana kita mengarahkan pemanfaatannya agar tetap berada dalam koridor akademik dan etika ilmiah,” tegasnya.

Ia menyampaikan bahwa pemanfaatan AI dalam riset dan publikasi merupakan peluang besar. Namun, hal tersebut perlu berjalan dengan pedoman institusional yang tegas agar tidak terjadi penyalahgunaan ataupun pelanggaran etika akademik.

“Pengelolaan jurnal bukan lagi sekadar memenuhi target administratif, tetapi menyangkut reputasi ilmiah institusi dalam jangka panjang. Kita harus siap dengan sistem yang adaptif dan terukur,” tambah Prof Ferry.

Diskusi pada kegiatan tersebut juga menyoroti tren penggunaan AI oleh dosen dan mahasiswa dalam berbagai tahap penelitian. Tools seperti ChatGPT dan aplikasi otomatisasi lainnya mulai menjadi pilihan dalam proses penulisan artikel ilmiah, analisis data, hingga penyuntingan naskah.

Pimpinan universitas turut menggarisbawahi pentingnya penyusunan kebijakan pemanfaatan AI di lingkungan akademik UNAIR. Hal ini diperlukan agar penggunaan teknologi tidak mengaburkan orisinalitas dan integritas karya ilmiah. Rencana penyusunan panduan etis penggunaan AI dalam publikasi saat ini tengah LIPJPHKI siapkan.

Dorongan Menuju Open Access Inklusif

Selain pemanfaatan teknologi, UNAIR juga mendorong transformasi menuju model open access yang tidak membebani penulis (non-APC). Langkah ini bertujuan untuk memperluas akses terhadap hasil riset serta menciptakan sistem publikasi yang inklusif dan adil.

Universitas berkomitmen memperkuat tata kelola jurnal secara struktural. Ini meliputi penguatan tim editorial, peningkatan kapasitas pengelola jurnal, serta pemetaan riset berdasarkan bidang keilmuan guna mendukung strategi indeksasi internasional.

Penulis: Saffana Raisa Rahmania

Editor: Ragil Kukuh Imanto