Universitas Airlangga Official Website

UNAIR Gandeng UTM Malaysia Bangun Panel Surya di Kecamatan Licin

Mahasiswa UNAIR sedang mempraktikkan proses kerja panel surya di masyarakat. (Foto: Istimewa)
Mahasiswa UNAIR sedang mempraktikkan proses kerja panel surya di masyarakat. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Word University Association for Community Development (WUACD) Universitas Airlangga (UNAIR) bersama Universiti Teknologi Malaysia (UTM) menggelar program pengabdian masyarakat. Kegiatan itu merupakan bagian dari rangkaian Kuliah Kerja Nyata (KKN) Penyetaraan di Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, pada Selasa (4/3/2025).

Salah satu kegiatan utama adalah pelatihan pembuatan serta penerapan panel surya untuk sistem penyiraman otomatis tanaman. Muhammad Aiman, salah satu mahasiswa UTM itu mengatakan bahwa teknologi panel surya dapat membantu petani menjaga kesuburan tanaman secara lebih efisien dengan memanfaatkan energi alternatif yang hemat serta ramah lingkungan. Hingga saat ini, teknologi tersebut sudah diterapkan di beberapa desa seperti, Desa Jelun dan Desa Banjar.

“Pembuatan alat ini mendapatkan respon positif dari warga. Warga merasa terbantu dengan adanya teknologi ini karena dapat mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional yang biayanya lebih tinggi,” ungkapnya.

Selain edukasi energi terbarukan, anak-anak Desa Banjar juga diajarkan keterampilan merajut gelang untuk melatih kreativitas mereka. Kegiatan itu, lanjutnya, memberikan pengalaman baru yang menyenangkan bagi anak-anak dengan bimbingan mahasiswa UNAIR serta UTM.

“Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan gelang dan menunjukkan hasil karya mereka dengan bangga kepada warga sekitar. Perangkat desa dan warga menyambut baik inisiatif ini karena memberikan manfaat nyata bagi pertanian serta kreativitas anak-anak desa,” paparnya.

Aiman mengatakan, dengan adanya pengabdian kepada masyarakat, ia bisa belajar langsung cara mengedukasi masyarakat agar dapat memanfaatkan teknologi secara mandiri. Ia juga menyebutkan, kolaborasi antara UNAIR dan UTM Malaysia dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Program itu tidak hanya mendorong penerapan teknologi berkelanjutan, namun juga meningkatkan keterampilan lokal dan kreativitas anak-anak.

“Dengan adanya kegiatan semacam ini, diharapkan lebih banyak inovasi yang dapat diterapkan untuk membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan,” harapnya.

Penulis : Dheva Yudistira Maulana

Editor : Khefti Al Mawalia