UNAIR NEWS – Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap musibah yang melanda masyarakat Aceh dan Sumatra, Universitas Airlangga (UNAIR) melalui kolaborasi strategis menggelar agenda wawancara dan pendampingan bagi mahasiswa UNAIR yang terdampak. Acara ini terselenggara pada Minggu (7/12/2025) pukul 08.30 WIB, di Gedung Nano GKB, Ruangan 2.08, Kampus MERR-C UNAIR.
Agenda ini digelar untuk menjaring data yang komprehensif sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan kondisi serta kebutuhan mereka pascabencana. Hal ini menjadi langkah awal yang krusial untuk merancang bentuk bantuan dan pendampingan yang tepat sasaran. Baik secara psikologis, akademik, maupun sosial-ekonomi.
Sinergi Tiga Unit
Proses wawancara dan pendampingan ini melibatkan sinergi dari tiga unit di UNAIR. Hadir secara langsung sebagai representasi universitas adalah Ikhsan Rosyid Mujahidul Anwari SS MA dari Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (LPMB) UNAIR. Ia menegaskan komitmen UNAIR untuk pengabdian berkelanjutan kepada masyarakat, termasuk keluarga besar mahasiswanya.
“Kami ingin menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya atas musibah yang dialami oleh teman-teman. Melalui agenda ini kami berharap bisa mebdapatkan data yang akurat. Sehingga universitas dapat mengambil kebijakan yang tepat,” ujar perwakilan LPMB UNAIR, Ikhsan Rosyid.
Petakan Kondisi Mahasiswa
Dari Direktorat Kemahasiswaan UNAIR, hadir Afri Andriarto, SM yang bertugas mencatat setiap permasalahan serta mengkoordinasikan bentuk dukungan kemahasiswaan yang akan didapat oleh mahasiswa. Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNAIR melaksanakan secara langsung wawancara tersebut. BEM hadir menjembatani komunikasi universitas dengan mahasiswa terdampak.
Harapannya kegiatan ini akan terpetakan dengan jelas jumlah dan kondisi mahasiswa UNAIR yang berasal dari wilayah terdampak bencana. UNAIR menyampaikan duka mendalam atas musibah yang terjadi dan bertekad untuk terus mendukung proses pemulihan. Mulai dari memastikan kesejahteraan dan kelancaran studi para mahasiswanya.
Penulis: LPMB UNAIR
Editor: Yulia Rohmawati





