UNAIR NEWS – Perpustakaan Universitas Airlangga tak henti berbenah guna meningkatkan kualitas sebagai penyedia layanan informasi. Buktinya, ada banyak wajah baru yang bisa dinikmati sivitas akademika maupun masyarakat umum dalam mencari informasi.
Kepala Perpustakaan UNAIR, Prof. Dr. I Made Narsa mengatakan, perubahan tersebut merupakan cara pihak perpustakaan dalam menjawab tantangan digitalisasi perpustakaan. Menurut Narsa, pustakawan ke depan akan menjadi mitra bagi para sivitas akademika untuk menunjang kegiatan pendidikan dan penelitian.
“Siapa tahu dari mereka nanti juga menerbitkan artikel di jurnal internasional bereputasi,” tutur Narsa ketika ditemui di puncak acara 62 tahun Perpustakaan UNAIR di Hotel Swiss-Bellinn, Rabu (3/5).
Pada tahun ini, Perpustakaan UNAIR mengangkat tema “Perpustakaan dan Pustakawan Inovatif dan Kreatif di Era Digital.” Jika direfleksi sejak dua tahun ke belakang, perpustakaan ditata dan mengutamakan keberadaan ruang publik. Selain itu, ada pula pemasangan 32 titik akses internet.
Pada setahun ke depan, Narsa berujar bahwa pihaknya telah mengalokasikan dana sebesar Rp 1 miliar untuk membeli sekitar seribu judul buku cetak. Untuk menjawab tantangan digitalisasi perpustakaan, pihaknya juga menganggarkan dua kali lipat. Tahun ini, ada anggaran Rp 8,7 miliar yang digunakan untuk membeli koleksi digital.
“Mengapa digital? Karena saat ini, kunjungan-kunjungan perpustakaan tidak hanya dilakukan secara fisik tetapi juga virtual,” terang Narsa.
“Oleh karena itu, resolusi terbesar kami adalah membuka seluruh akses dari manapun. Kalau dulu, untuk berkunjung harus ke kampus. Kalau sekarang di manapun mahasiswa berada, sudah bisa mengakses asal mereka sudah mendaftar proxy,” imbuhnya.
Tetap tarik mahasiswa berkunjung secara fisik
Meski Perpustakaan UNAIR dapat dijangkau dari mana saja, perpustakaan tetap menarik para pemustaka untuk hadir secara fisik. Narsa mengaku, pihaknya bekerjasama dengan seluruh kalangan sivitas akademika untuk menggunakan ruang publik di perpustakaan sebagai tempat pelaksanaan acara.
Contohnya saja, pada perayaan ke-62 tahun ini, pihak Perpustakaan UNAIR menyelenggarakan serangkaian acara. Dimulai dari 1 April lalu, Perpustakaan UNAIR melangsungkan acara donor darah, kunjungan para siswa taman kanak-kanak ke Perpustakaan UNAIR sekaligus acara storytelling, dan juga call for papers yang diikuti para pustakawan perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia.
Penulis: Defrina Sukma S
Editor: Nuri Hermawan





