UNAIR NEWS – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Airlangga (UNAIR) memperingati Hari Ulang Tahun ke-26 sekaligus Hari Ibu ke-97 pada Selasa (16/12/2025), di Aula Candradimuka Lantai 9, Gedung Kuliah Bersama (GKB), Kampus MERR-C, UNAIR. Momen ini menjadi ruang refleksi bagi DWP UNAIR dalam menegaskan peran perempuan dalam mendidik generasi bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Selain itu, kegiatan tersebut juga melantik Pengurus DWP UNAIR periode 2025-2030.
Dharma Wanita Persatuan sebagai Pilar Pendidikan Bangsa
Dalam sambutannya, Rektor UNAIR Prof Dr Muhammad Madyan, SE M Si M Fin selaku pelindung DWP, menyampaikan bahwa usia ke-26 tahun mencerminkan perjalanan panjang DWP sebagai organisasi perempuan pendamping ASN. DWP memiliki peran strategis dalam pembangunan karakter keluarga, peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Prof Madyan menilai tema tahun ini relevan dengan tantangan kompleks generasi muda di tengah pesatnya digitalisasi dan kecerdasan buatan.
“Penguatan nilai, karakter, dan etika harus dimulai dari lingkungan keluarga. Peran perempuan, khususnya ibu, merupakan madrasah pertama yang akan menentukan arah pendidikan generasi penerus bangsa,” ujar Prof Madyan.
Prof Madyan menegaskan bahwa UNAIR meyakini keberhasilan pendidikan tidak hanya ditopang oleh sistem akademik, melainkan juga pondasi nilai dalam keluarga. Oleh karena itu, DWP UNAIR memiliki posisi strategis dalam mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia menuju Indonesia Emas 2045.
“Kepada pengurus baru DWP UNAIR, selamat bertugas. Amanah ini merupakan sejarah dan bukan sekedar menjalankan program, tetapi memberi inspirasi dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. Saya berharap kolaborasi dengan fakultas dan berbagai unit di UNAIR semakin diperkuat untuk memastikan keluarga menjadi pilar pendidikan bangsa,” jelas Prof Madyan.

Penguatan Pendidikan Berbasis Keluarga
Dr dr Retno Budiarti Madyan M Kes, selaku ketua DWP menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-26 menjadi momentum refleksi dan penguatan peran perempuan dalam pembangunan bangsa. Tema yang diusung menjadi landasan pelaksanaan berbagai kegiatan DWP yang berfokus pada penguatan pendidikan berbasis keluarga.
Dr Retno menegaskan bahwa keluarga yang harmonis dan ibu yang berdaya akan melahirkan generasi unggul yang siap bersaing secara global. “Melalui DWP, perempuan tidak hanya mendampingi, tetapi turut dalam memberi makna,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dedikasi seluruh pengurus DWP di berbagai tingkatan dalam menjalankan program-program organisasi. “Saya berharap, DWP terus tumbuh menjadi organisasi yang matang dalam visi, kuat dalam peran, dan konsisten dalam kontribusi bagi negara.
Penguatan peran DWP diharapkan tidak hanya solid dalam struktur, tetapi juga hidup dalam nilai, hangat dalam kebersamaan, dan terus menjadi cahaya dalam keluarga, lentera dalam masyarakat, serta pelita bagi perjalanan bangsa menuju Indonesia Emas,” pungkasnya.
Penulis: Bethari Sri Indrajayanti
Editor: Khefti Al Mawalia





