UNAIR NEWS – Usung pengaruh globalisasi terhadap budaya, tiga mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) raih medali perak lomba karya tulis ilmiah. Ketiga mahasiswa itu ialah Masna Syafaatul Khofifah, Firman Maulana Barokah dan Vellanda Aprilia Hardian. Prestasi itu mereka torehkan dalam ajang Sabilulungan Festival 2023 di Universitas Padjadjaran.
“Berawal dari program kerja BEM UNAIR, Kementerian Riset dan Keilmuan, saya bertemu dengan tim saya, Firman dan April. Nah melalui Airlangga Mentoring itu kita bertekad untuk jadi tim lomba,” ujar Masna selaku ketua tim kepada UNAIR NEWS, Kamis (26/10/ 2023).
Lebih lanjut, Masna menerangkan bahwa keberhasilan timnya dalam ajang lomba itu tidak lain karena ketekunannya mengikuti mentoring. Untuk merealisasikan ilmunya, maka mereka mengikuti lomba karya tulis ilmiah.

Globalisasi Budaya
Berangkat dari program Airlangga Mentoring sebelumnya, Masna dan tim mengusung globalisasi budaya sebagai topik utama mereka dalam mengikuti lomba. Mengangkat isu “Lunturnya Adat Istiadat Budaya Sasak Akibat Pengaruh Globalisasi di Desa Sade, Kabupaten Lombok Tengah”, Masna dan tim mengulas faktor yang berpengaruh terhadap permasalahan budaya di Lombok Tengah.
“Kami menitikberatkan pada kebudayaan pakaian adat mereka yang sudah mulai luntur terutama banyaknya sektor pariwisata menjadi pemicu masuknya warga asing dan percampuran budaya akibat arus global,” jelas Masna.
Dengan demikian, Masna menilai perlu adanya kajian budaya ditinjau dari pengaruh berkembangnya globalisasi. Masna dan tim juga turut memberikan sebuah solusi dengan membentuk sebuah komunitas budaya.
“Adanya komunitas budaya ini sebagai representasi dari generasi muda harus adaptif dan mampu menyaring globalisasi yang masuk. Dengan demikian komunitas budaya ini dapat menjaga dan melestarikan kebudayaan lokal,” terangnya.
Penulis: Rosita
Editor: Nuri Hermawan





