Universitas Airlangga Official Website

Pengaruh Komunikasi dan Pengembangan Karir terhadap Semangat Kerja Anggota Paspampres

Foto by Kompas com

Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) adalah satuan jajaran Mabes TNI di bawah pimpinan Panglima TNI yang anggotanya atau pasukannya  terdiri dari TNI-AD, TNI-AU dan TNI-AL, Dalam Peraturan Pemerintah RI Nomor 59 tahun 2013 disebutkan Tugas utama Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) adalah melaksanakan Pengamanan Presiden RI dan Wakil Presiden RI, Mantan Presiden RI dan Mantan Wakil Presiden RI beserta Keluarganya serta Tamu Negara Setingkat Kepala Negara/Kepala Pemerintahan, sehingga dalam melaksanakan tugas pengamanan VVIP, yang selalu memiliki resiko dan ancaman bahkan harus siap mengorbankan diri atau nyawa untuk keselamatan VVIP.

Latar belakang permasalahan dari penelitian ini berdasarkan pengamatan penulis, bahwa anggota Paspampres mengalami beberapa permasalahan yang terkait dengan semangat kerja yaitu ; Pertama, komunikasi di belum berjalan dengan baik, hal ini terlihat dari jarangnya anggota di ajak berdiskusi, rapat-rapat, surat undangan yang sering datang terlambat, dan tidak adanya forum untuk menyampaikan keluh kesah anggota, kedua belum ada yang namanya pengembangan anggota, seperti pelatihan bagi para anggota, tidak adanya penjenjangan karir dan lain sebagainya, ketiga, motivasi anggota terlihat begitu rendah, hal ini terlihat dari terlihat dari tidak adanya keinginan anggota untuk berkembang, anggota tidak menyenangi pekerjaan, tidak menikmati pekerjaan, gaji yang tidak mencukupi, dan lain sebagainya,keempat, promosi jabatan yang belum berjalan dengan baik, hal ini terlihat hanya anggota tertentu saja yang mendapatkan promosi jabatan, kelima, motivasi anggota terlihat begitu rendah, hal ini terlihat dari terlihat dari tidak adanya keinginan anggota untuk berkembang, anggota tidak menyenangi pekerjaan, tidak menikmati pekerjaan, gaji yang tidak mencukupi, dan lain sebagainya. Dari permasalahana yang ada penulis membuat suatu rumusan masalah sebagai berikut : 1) seberapa besar pengaruh komunikasi terhadap moral anggota Paspampres?; 2) seberapa besar pengaruh pengembangan karir terhadap semangat kerja anggota Paspampres?; 3) seberapa besar pengaruh komunikasi dan pengembangan karir terhadap semangat kerja anggota Paspampres?

Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisis besar pengaruh komunikasi terhadap semangat kerja anggota paspampres, untuk mengetahui dan untuk menganalisis besar pengaruh pengembangan karir terhadap semangat kerja anggota paspampre serta untuk mengetahui dan menganalisis besar pengaruh komunikasi dan pengembangan karir secara bersama-sama terhadap semangat kerja anggota paspampres. 

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif karena masalah yang diambil berpusat pada masalah aktual dan pada saat penelitian populasinya adalah seluruh anggota Paspampre yang berjumlah 1006 orang. Dari hasil perhitungan pada tahap error 10%, maka yang akan diambil adalah sebanyak 91 orang. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data adalah studi literatur dan kuisioner/angket. Teknik analisis regresi yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda

Hasil dari penelitian yang penulis teliti adalah  1) Komunikasi berpengaruh terhadap moral anggota Paspampres, dengan kata lain semakin tinggi komunikasi maka akan semakin tinggi pula moral anggota Paspampres; 2) pengembangan karir berpengaruh terhadap semangat kerja anggota Paspampres, dengan kata lain semakin tinggi pengembangan karir maka akan semakin tinggi pula semangat kerja anggota Paspampres; 3) komunikasi dan pengembangan karir berpengaruh terhadap semangat kerja anggota Paspampres, dengan kata lain semakin ditingkatkan komunikasi dan pengembangan karir secara bersama-sama maka akan semakin tinggi pula semangat kerja anggota Paspampres.

Dalam penelitian ini penulis menyarankan kepada pimpinan TNI pada umumnya dan kepada Danpaspampres pada khususnya yaitu : 1) Dalam upaya meningkatkan komunikasi, penulis merekomendasikan untuk lebih memberikan peluang kepada anggota untuk mengungkapkan keluhan yang berkaitan dengan pekerjaan anggota kepada pimpinan secara langsung,  mengungkapkan informasi yang jujur dan terbuka untuk dapat  melaksanakan tujuan organisasi, menghargai pendapat anggota lain, pimpinan dapat memberikan bimbingan dan dorongan kepada amggota dalam mengerjakan tugas anggota agar dapat  mencapai tujuan organisasi dengan efektif dan efisien, 2) Memberikan kesempatan kepada anggotanya untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dan memberikan pelatihan kerja sehingga tujuan organisasi dapat tercapai dan semangat kerja anggota semakin baik, 3) Diharapkan penempatan anggota sesuai dengan bidangnya diharapkan adanya pelatihan dan pengembangan keterampilan/keahlian anggota dalam melakukan pekerjaan yang dikerjakan dapat selesai dengan cepat, 4) Organisasi menghargai anggotanya dengan memberikan semacam penghargaan, memberikan tambahan penghasilan bagi anggota berdasarkan hasil kerjanya seperti insentif atau komisi untuk memotivasi peningkatan semangat kerja.

Penulis : Prof. Dr. Fendy Suhariadi, MT., Psikolog

Judul: Pengaruh Komunikasi dan Pengembangan Karir terhadap Semangat Kerja Anggota Paspampres.

Published/publié in Res Militaris (resmilitaris.net), vol.12, n’2, Summer-Autumn 2022 Influence Of Communication and Career Development on Morale in Paspampres Members