Artikel Ilmiah Populer V2

Ilustrasi AIP (Artikel Ilmiah Populer) (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Mengestimasi Harapan Hidup Pasien Kanker Kandung Kemih dengan Data Statistik

Kanker kandung kemih menjadi salah satu penyakit yang terus mendapat perhatian seiring meningkatnya angka kasus dan kematian akibat kanker secara global. Kondisi tersebut mendorong pentingnya pemanfaatan metode statistika untuk memberikan gambaran mengenai peluang kelangsungan hidup pasien, salah satunya melalui analisis survival dengan memperhitungkan data tersensor. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan distribusi eksponensial dengan Type II

Ilustrasi AIP (Artikel Ilmiah Populer) (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Statistik Mengungkap Peluang Bertahan Hidup Pasien Kanker Testis

Kanker testis merupakan salah satu jenis kanker yang banyak menyerang laki-laki usia muda dan tetap menjadi perhatian karena dapat memengaruhi kualitas hidup pasien. Melalui analisis statistik, penelitian ini mengkaji peluang bertahan hidup serta risiko kematian pasien kanker testis dengan memanfaatkan data selama periode pengamatan hingga 60 bulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan statistik dapat memberikan

Ilustrasi AIP (Artikel Ilmiah Populer) (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Apakah Praktik Tata Kelola Keuangan yang Berorientasi pada Nasabah Memengaruhi Valuasi Bank? Bukti dari Perusahaan Perbankan Global

Tujuan Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Customer-Oriented Financial Governance (COFG) terhadap bank valuation pada perusahaan perbankan global. Penelitian mengeksplorasi sejauh mana praktik tata kelola yang berorientasi pada pelanggan mampu meningkatkan kepercayaan, persepsi pasar, dan nilai perusahaan melalui penguatan transparansi, perlindungan konsumen, serta kualitas hubungan antara bank dan nasabah. Metode Penelitian menggunakan data 1.506 observasi bank

Ilustrasi AIP (Artikel Ilmiah Populer) (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Tiga Belas Persen Tikus Liar di Surabaya mengandung Parasit Trypanosoma lewisi

Trypanosoma lewisi (Stercoraria: Trypanosomatidae) adalah parasit darah berflagela hidup dalam darah tikus dari genus Rattus, terutama R. norvegicus, R. tanezumi dan R. rattus. Parasit ini dapat menular ke manusia dengan perantara vector pinjal tikus, Xenopsylla cheopis dan Nosopsyllus fasciatus (Ceratophyllus fasciatus), menyebabkan tripanosomiasis manusia atipikal (a-HT), terutama menyerang bayi dan individu dengan gangguan imun, dengan

Ilustrasi AIP (Artikel Ilmiah Populer) (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Misteri Medis Khoriokarsinoma: Paradoks Hormonal dan Metastasis Langka Pascahamil Anggur

Khoriokarsinoma merupakan salah satu bentuk keganasan paling agresif dalam spektrum neoplasia trofoblas gestasional (NTG). Kanker ini berkembang dari jaringan plasenta yang abnormal, umumnya setelah kehamilan hidatidiform mole atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai hamil anggur. Secara klinis, khoriokarsinoma ditandai dengan proliferasi sel trofoblas yang sangat cepat, invasi vaskular yang masif, serta sekresi hormon beta-human chorionic

Ilustrasi AIP (Artikel Ilmiah Populer) (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Peran IGF-1 dan IL-10 pada Stunting Anak: Bukti dari Indonesia

          Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang mendesak di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Penurunan stunting di Indonesia menunjukkan kemajuan yang signifikan, dengan angka prevalensi nasional berhasil turun hingga 19,8% pada tahun 2024, sesuai hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024. Capaian ini merupakan hasil intervensi yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia selama lima tahun

Ilustrasi AIP (Artikel Ilmiah Populer) (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Faktor-Faktor Penentu Asupan Energi yang Tidak Memadai pada Anak Stunting

Stunting pada anak adalah gangguan pertumbuhan kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang tidak memadai dalam jangka waktu lama dan infeksi berulang, sehingga anak tidak dapat mencapai tinggi badan potensialnya. Asupan energi yang tidak mencukupi merupakan faktor utama yang berkontribusi terhadap gangguan pertumbuhan pada anak dengan stunting. Stuntingdiidentifikasi dengan membandingkan tinggi/panjang badan seorang anak dengan

Ilustrasi AIP (Artikel Ilmiah Populer) (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Ketika Pertumbuhan Ekonomi Berhadapan dengan Lingkungan: Mengambil Pelajaran dari Negara BRICS

Pertumbuhan ekonomi sering dianggap sebagai tanda kemajuan. Ketika industri berkembang, investasi meningkat, pendapatan masyarakat bertambah, dan aktivitas perdagangan semakin ramai, sebuah negara dinilai sedang bergerak menuju kesejahteraan. Namun, ada pertanyaan penting yang tidak boleh diabaikan: seberapa besar biaya lingkungan yang harus dibayar untuk mencapai pertumbuhan tersebut? Pertanyaan inilah yang menjadi perhatian dalam sebuah penelitian mengenai negara-negara

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Operasi Klasik atau Metode Minimal Invasif? Membedah Pilihan Terapi untuk Varises Tungkai

Varises tungkai atau insufisiensi vena safena magna (great saphenous vein/GSV) merupakan salah satu penyakit pembuluh darah vena yang paling sering ditemukan. Kondisi ini diperkirakan memengaruhi 18–61% populasi dewasa di dunia dan lebih sering ditemukan pada orang dengan faktor risiko seperti usia, obesitas, serta kebiasaan berdiri dalam waktu lama. Selain mengganggu penampilan, varises yang tidak ditangani

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Efikasi Suplementasi Asam Lemak Omega-3 Sebagai Terapi Tambahan pada Terapi Periodontal Nonbedah untuk Periodontitis: Systematic Review dan Meta-Analisis Uji Coba Terkontrol Secara Acak

Periodontitis merupakan kondisi peradangan persisten yang disebabkan oleh ketidakseimbangan mikrobioma oral, yang secara progresif merusak periodontium. Beban penyakit ini tinggi secara global, sebagaimana dibuktikan oleh prevalensi periodontitis sebesar 62% antara tahun 2011 dan 2020, dengan periodontitis berat mencapai 23,6% dari kasus. Selain itu, periodontitis merupakan salah satu penyebab utama kehilangan gigi dan telah dikaitkan dengan

Universitas Airlangga
Excellence with Morality
If loading takes to long, go back to home by click here .