n

Universitas Airlangga Official Website

Dosen FKH Ajari Warga Tuban Bikin Nugget Tanpa Micin

micin
Pelatihan pembuatan nugget dan bakso ayam bebas micin oleh para pengajar Fakultas Kedokteran Hewan, Minggu (23/7). (Foto: Siti Nur Umami)

UNAIR NEWS – Para dosen Departemen Kedokteran Dasar Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga menggelar pengabdian masyarakat, Sabtu (22/7). Pengabdian masyarakat digelar di Desa Selogabus, Kecamatan Parengan, Tuban.

Dalam kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Melalui Pelatihan Produksi Pangan Cepat Saji”, para dosen memberikan berbagai macam pelatihan pengolahan makanan. Pelatihan terbagi menjadi dua sesi yakni pelatihan membuat nugget ayam dan bakso ayam.

Dalam pelatihan kali ini, para ibu rumah tangga diajari untuk membuat makanan cepat saji bebas micin. Pelatihan dibagi menjadi tiga sesi diawali dengan pemaparan materi tentang penggunaan monosodium glutamat dilanjutkan dengan pembuatan nugget dan bakso ayam.

Pelatihan terbagi menjadi dua sesi, pelatihan membuat nugget ayam yang dipandu M. Gandul Atik Yuliani, M.Kes., drh., sedangkan pelatihan membuat bakso ayam dipandu oleh Dr. Nove Hidajati, M.kes., drh.

Sebelum praktik langsung pembuatan, Gandul menjelaskan sekilas bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat nugget ayam seperti daging ayam giling, tepung roti halus, telur, susu, bawang putih, merica, garam, gula, dan tepung panir. Kemudian dilanjutkan dengan demo memasak nugget.

Masyarakat Desa Selogabus antusias mengikuti tahapan pembuatan bakso dan nugget. Bahkan tak segan-segan untuk mencetak nugget sesuai dengan seleranya.

“Ibu-ibu dapat langsung menggoreng nugget yang telah dilapisi tepung panir. Namun, dapat pula dicetak sesuai selera menggunakan cetakan kue,” jelas Gandul saat memandu pelatihan membuat nugget.

Selepas penggorengan, Ibu-ibu yang hadir mencicipi nugget yang dibuat secara bersama-sama tersebut. Sebagian mengaku rasanya tak kalah enak dengan merk yang dijual di pasaran, meskipun pembuatannya tidak menggunakan MSG atau micin.

Hal tersebut senada dengan pelatihan membuat bakso ayam, Nove pun menjelaskan secara gamblang bahan yang diperlukan beserta proses pembuatan bakso ayam.

“Untuk membuat bakso ayam bahan yang diperlukan ayam giling, garam, bawang putih, merica bubuk, tepung sagu, dan putih telur. Dan takarannya disesuaikan setiap porsi,” jelas dosen yang kerap disapa Nove tersebut.

Terlepas dari pembuatan produk cepat saji, juga dipaparkan analisis usaha. Harapannya, ibu-ibu yang hadir tidak hanya memproduksi untuk konsumsi rumah tangga, melainkan dapat dikomersilkan untuk menambah penghasilan.

“Kegiatan seperti ini ternyata menambah pengetahuan. Saya jadi tertarik mencobanya di rumah,” kata Diah, salah satu warga yang hadir.

Penulis: Siti Nur Umami

Editor: Defrina Sukma S