Ikan asing adalah jenis ikan yang berasal dari luar wilayah yang masuk ke wilayah tertentu baik disengaja maupun tidak. Ikan ini memiliki potensi untuk menggeser populasi ikan endemik maupun ikan lokal karena mampu beradaptasi dengan lingkungan barunya. Salah satunya adalah toleran terhadap salinitas, pertumbuhan cepat, reproduksi sepanjang tahun dan agresifitas terhadap teritorinya.
Penangkapan ikan predator raksasa, Pirarucu Arapaimas gigas pada tahun 2018 di Sungai Brantas telah menghebohkan masyarakat Jawa Timur. Ikan tersebut merupakan ikan ganas asal sungai Amazon Amerika Selatan yang sengaja didatangkan ke Indonesia sebagai ikan hias. Padahal dibanyak negara, ikan ini dilarang masuk. Ketakutan terbesar dari hadirnya ikan predator asing di perairan Indonesia bukan karena ukurannya yang dikhawatirkan membahayakan manusia, namun dampak ekologi yang akan ditimbulkan jika hal tersebut tidak ditanggulangi. Karena tidak memiliki musuh alami, mereka akan memangsa hewan apa saja yang terdapat disekitar perairan mulai dari ikan lokal, reptil, mamalia hingga burung air. Oleh karena itu sudah sewajarnya pemerintah dan masyarakat mulai memperhatikan kasus ini dengan seksama.
Kemudian pada tahun 2022, kasus baru telah terjadi di Sungai Brantas yaitu ditemukannya ikan pari air tawar asal Amerika Selatan, Potamotrygon spp. Keberadaan ini semakin memperburuk catatan masuknya spesies asing berbahaya di Sungai Brantas setelah sebelumnya ditemukan Arapaima dan juga Aligator gar. Perlu kesadaran dari pemangku kebijakan dan masyarakat umum untu tidak melepaskan ikan-ikan predator ini ke perairan Indonesia demi menjaga kelestarian spesies lokal dan keseimbangan ekosistem.
Penulis: Veryl Hasan
Jurnal: Ferreira, E.J.G., J.A.S. Zuanon and G.M. dos Santos, 1998. Peixes comerciais do médio Amazonas. Instituto Brasileiro do Meio Ambiente e dos Recursos Naturais Renováveis. 211p
Jerikho, R., Akmal, S.G., Hasan, V. et al. Foreign stingers: South American freshwater river stingrays Potamotrygon spp. established in Indonesia. Sci Rep 13, 7255 (2023). https://doi.org/10.1038/s41598-023-34356-9





