Universitas Airlangga Official Website

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jatim Sadarkan Urgensi Brantas

Suasana International Workshop “Brantas River of Life” di Ruang Majapahit Lt. 5 ASSEC Tower Universitas Airlangga pada Selasa, 17 Oktober 2023. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Sungai Brantas menjadi perhatian khusus tidak hanya bagi akademisi, namun juga Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Hal tersebut tersampaikan oleh Mohammad Gunawan Saleh selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur.

Gunawan menerangkannya dalam sebuah kesempatan keynote speech pada International Workshop berjudul “Brantas River of Life” yang berlangsung di Universitas Airlangga. Workshop tersebut berlangsung pada (17/10/2023) di Ruang Majapahit lantai 5 ASSEC Tower, Kampus Dharmawangsa B UNAIR. 

Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa lepedulian terhadap sungai brantas bukannya tanpa alasan. Hal tersebut, jelasnya, berawal dari amanat UUD 45 bahwa setiap orang berhak mendapatkan kehidupan yang baik dan sehat, sekaligus termasuk bagian dari Hak Asasi Manusia. 

“Air juga sangat berperan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat,” jelasnya.

Menurut Gunawan, Sungai Brantas merupakan salah satu sungai utama di Pulau Jawa dengan panjang 320 km dan menghidupi 16 Kabupaten/Kota yang menjadi lajurnya. “Mengingat begitu besarnya dampak kali brantas ini bagi masyarakat Jawa Timur, maka perlu adanya perhatian untuk meningkatkan kualitas kali brantas,” ujarnya.

Melalui workshop tersebut, Gunawan berharap dapat mensinergikan peran Pemerintah, Akademisi, tokoh masyarakat untuk keberlangsungan sungai brantas. “Membahas solusi konkrit untuk kelestarian kali brantas,” pesannya.

Urgensi Sungai Brantas

Lebih lanjut, menurut Gunawan, sungai Brantas juga menjadi tempat berkumpul, bersosialisasi, berkreasi hingga sarana pendidikan bagi masyarakat. “Serta dapat meningkatkan saran perekonomian sekitar,” ujarnya.

Dalam rangka pelestarian sungai brantas itu, Gunawan berujar bahwa Pemprov Jatim telah melakukan berbagai upaya. Salah satunya, jelasnya, dengan pemeliharaan vegetasi, monitoring secara rutin, dan Kerjasama dengan instansi terkait.

“Tidak berhenti disana, kami juga lakukan pengawasan dan evaluasi terhadap industri sepanjang hilir brantas,” tandasnya.

Pada akhir presentasi, Pejabat Eselon II Pemprov Jatim itu mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendukung upaya pelestarian kali brantas. “Mari kita rawat sumber daya dan kekayaan alam yang diberikan Allah SWT kepada kita, agar bisa bermanfaat bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat sepanjang kali brantas,” pesannya.

Penulis: Danar Trivasya Fikri

Editor: Nuri Hermawan