Universitas Airlangga Official Website

Kasus Kista Ovarium Terpuntir pada Wanita Post-menopause

Kista ovarium terpuntir merupakan kondisi akut yang dapat menimbulkan nyeri tiba-tiba pada perut bagian bawah dan mungkin terjadi pada wanita lanjut usia. Kasus kista ovarium terpuntir ini muncul sebagai gambaran kista yang kompleks pada pemeriksaan ultrasonografi (USG) dan CT scan. Jika tidak diamati dengan cermat, temuan ini mungkin dapat disalahkartikan karena menyerupai massa ovarium ganas. Kadar Ca-125 wanita usia lanjut dengan kista ovarium yang mengalami nyeri panggul akut, mungkin mengindikasikan adanya kista ovarium terpuntir.

Sebuah kasus menarik dilaporkan oleh tim penelitian departemen obstetri dan ginekologi RSUD Dr.Soetomo. Seorang wanita berusia 62 tahun datang dengan keluhan nyeri panggul akut. Hasil pemeriksaan CT scan menunjukkan massa kistik ovarium dengan diameter 15.1 cm x 10.2 cm x 11.2 cm. Selain itu, terdapat septum tebal dan banyak proyeksi nodul mural yang terdeteksi. Pemeriksaan tumor marker Ca-125 menunjukkan hasil yang normal.

Pasien menjalani laparotomi ekplorasi di RSUD Dr.Soetomo Surabaya. Sayatan garis tengah dibuat dan 100 ml asites hemoragik diamati. Pemeriksaan makroskopis ovarium kiri menunjukkan bahwa terdapat kista ovarium dengan nekrosis dan perdarahan. Beratnya 830 gram dengan ukuran 15 cm x 12 cm x 8 cm. Pemeriksaan histopatologi menunjukkan temuan kistadenoma serosa.

Dari laporan kasus ini, dapat kita ketahui bahwa kista ovarium yang terpuntir dapat terjadi pada usia tua, termasuk wanita post-menopause. Oleh karena itu, wanita post-menopause dengan keluhan nyeri mendadak pada perut bagian bawah, patut dicurigai adanya kista ovarium yang terpuntir.

Pada wanita post-menopause, massa ovarium mungkin bukan merupakan indikasi keganasan. Namun, kista ovarium jinak yang terpuntir harus dipertimbangkan sebagai diagnosis banding jika ditemukan massa ovarium kompleks dengan nyeri panggul akut, dan kadar Ca-125 normal.

Penulis: Brahmana Askandar Tjokroprawiro

Artikel lengkapnya dapat dibaca melalui tautan berikut

https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2405857223000943?via%3Dihub

https://scholar.unair.ac.id/en/publications/twisted-ovarian-cyst-in-postmenopausal-woman-a-case-report