Mahasiswa Prodi Sasindo FIB UNAIR. (Foto: Istimewa)
FIB NEWS – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (FIB UNAIR) menaungi empat program studi. Salah satunya, Program Studi (Prodi) Bahasa dan Sastra Indonesia. Akreditasi unggul dan berbagai capaian prestasi prodi ini mampu menarik minat calon mahasiswa untuk menjadikannya sebagai pilihan studi jenjang sarjana.
Potensi Pengembangan Karier
Sebagian besar orang mungkin berpikir bahwa prospek lulusan Sasindo memiliki peluang lebih terbatas daripada jurusan lain. Padahal, prodi ini juga tak kalah menawarkan mata kuliah yang relevan selaras perkembangan keilmuan serta kebutuhan dunia kerja. Sehingga lulusan nantinya berpotensi pula mengembangkan karier di berbagai minat bidang.
Saat ini, kemampuan cakap berbahasa, menulis, dan pemahaman lintas budaya menjadi modal penting untuk bersaing di era digital. Termasuk bagi para lulusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Salah satu jalur karier yang dapat ditempuh oleh lulusan ini adalah pendidikan, seperti menjadi seorang pengajar, dosen, hingga peneliti. Hal ini memungkinkan lulusan dapat membagikan ilmu dan menanamkan apresiasi terhadap bahasa dan sastra kepada generasi berikutnya.
Dunia penerbitan dan pers juga membutuhkan orang yang kompeten dalam bidang Bahasa dan Sastra Indonesia. Berperan sebagai editor, penulis, reporter, hingga jurnalis dapat memungkinkan lulusan tersebut turut serta dalam membentuk arus informasi yang berkualitas bagi masyarakat luas.
Berkarya Melalui Industri Kreatif
Tak hanya itu, keahlian berbahasa tentu membuka peluang untuk bidang komunikasi dan hubungan masyarakat. Banyak dari lulusan ini berkiprah dalam profesi public relations officer, communication specialist, bahkan berkontribusi pula dalam dunia diplomasi. Kemampuan menyampaikan pesan secara efektif menjadi modal utama untuk membangun hubungan yang baik dengan semua orang di lintas sektor.
Di sisi lain, industri media dan kreatif menawarkan ruang baru. Dengan meningkatnya kebutuhan akan konten berkualitas, lulusan Sasindo dapat berkarya sebagai penulis skenario, content creator, hingga terlibat dalam produksi film. Dunia literasi terus menjadi ladang yang menjanjikan bagi seorang novelis, penyair, atau penulis naskah yang karyanya dapat dinikmati berbagai kalangan.
Lebih jauh, keterampilan yang lulusan Sasindo peroleh tentu berpeluang menempati posisi di bidang, seperti kebudayaan, museum, hingga perpustakaan. Keberagaman prospek tersebut membuktikan bahwa lulusan ini mendapatkan bekal yang mumpuni untuk beradaptasi dan berkembang di berbagai sektor sesuai minat keahlian.
Mengenali prospek lulusan merupakan bagian dari upaya prodi dan fakultas mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu quality education.
Penulis: Ainnur Ayu Nanda Agustin
Editor: Nur Khovivatul Mukorrobah




