Universitas Airlangga Official Website

Peran IL-1β, IL-6, IL-10, IgG, IgA, PMN, Makrofag, dan Kortisol pada Mekanisme Stres Psikologis Gangguan Periodontal

Ilustrasi Periodontal (foto: dok istimewa)

Kelainan periodontal adalah masalah pada jaringan pendukung gigi yang menjaga gigi di rahang. Penyebab utamanya adalah bakteri yang menyebabkan ketidakseimbangan mikroba, memicu periodontitis, penyakit inflamasi kronis. Faktor risiko termasuk kondisi medis, obesitas, stres, osteopenia, serta kekurangan kalsium dan vitamin D. Di Indonesia, prevalensi periodontitis mencapai 74,1%. Penelitian belum menunjukkan perubahan pada jaringan periodontal akibat stres.
Penelitian ini menggunakan tikus Wistar dengan dua kelompok perlakuan dan satu kelompok kontrol untuk dua periode (satu hari dan lima hari). Setiap kelompok terdiri dari 6 tikus jantan, berat 300 gram, umur 5 bulan. Kelompok perlakuan menjalani latihan fisik selama 15 menit dan diistirahatkan 45 menit, serta ditakuti oleh kucing. Pengujian dilakukan menggunakan CBCT, SEM, Elisa, IHK, dan HE.
Ekspresi IL-1β, IL-6, IL-10, IgG, IgA, PMN, dan Makrofag pada hari ke-1 dan ke-5 menunjukkan reaksi terhadap anti monoklonal. Hasilnya menunjukkan perlakuan L1 lebih tinggi dari K1 dan K2 pada hari kelima. Ekspresi IL-1β menurun di L2 pada hari ke-1.
Hasil IL-10 menunjukkan bahwa L2 mengalami peningkatan signifikan pada hari ke-5 dibandingkan L1. P1 menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan P2 pada hari ke-1, namun masih di bawah K1. Pada hari ke-5, L2 juga signifikan dibandingkan P2 dan masih di bawah K1.
Analisis statistik menunjukkan bahwa IgG meningkat pada L2 hari ke-5 dibandingkan L1, meskipun masih lebih rendah dari kelompok kontrol K1 dan K2. L1 dan P1 pada hari pertama menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan K1 dan K2. Pada hari ke-5, ada peningkatan IgG dan IgA di kelompok perlakuan L2 dibandingkan L1. Kelompok perlakuan P1 dan P2 juga menunjukkan nilai signifikan dibandingkan kelompok kontrol K1 dan K2.
Analisis makrofag menunjukkan bahwa P1 signifikan dibandingkan K1 dengan p-value = 0,46; P2 signifikan dibandingkan K2 dengan p-value = 0,007; dan L2 signifikan dibandingkan K2 dengan p = 0,018. Pada L2 terjadi penurunan, sementara P2 mengalami peningkatan dibandingkan P1. Untuk gangguan periodontal, ekspresi IL-1β lebih tinggi dari kontrol, menandakan peningkatan meskipun terjadi penurunan. IL-6 meningkat pada kelompok lari dan menurun pada kelompok predator, menunjukkan adaptasi terhadap stres. Meskipun semua kelompok perlakuan berada di bawah kontrol, peradangan masih berlanjut. IL-10 berhubungan dengan peningkatan makrofag dan penurunannya meningkatkan risiko periodontitis.
Penelitian ini mengungkapkan bahwa stres psikologis pada kelompok yang berlari dapat menyebabkan penurunan IL-10, sitokin antiinflamasi, dan berpotensi melebarkan jaringan periodontal. Hal ini disebabkan oleh proses inflamasi, yang dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan pada seluruh periodonsium. Penelitian ini juga menemukan bahwa kadar IL-10 yang rendah pada jaringan periodontal menghasilkan kondisi klinis yang lebih parah. Penelitian ini juga menemukan bahwa ekspresi IgG pada kelompok pemangsa dan kelompok yang berlari terkendali, yang mengindikasikan adanya gangguan pada sistem kekebalan tubuh. Hal ini dapat menyebabkan periodontitis, karena sistem kekebalan tubuh sangat terganggu pada kelompok pemangsa. Penelitian ini juga menemukan bahwa rendahnya tingkat antibodi IgG menunjukkan kegagalan untuk meningkatkan respon imun yang berkelanjutan terhadap patogen periodontal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa stres psikologis dapat menyebabkan penurunan kekebalan tubuh, yang mempengaruhi pelebaran jaringan periodontal dan berpotensi menyebabkan periodontitis.
Kesimpulannya, terjadi peningkatan IL-1β, IL-6, PMN, Makrofag, dan kortisol sementara terjadi penurunan IL-10, IgG, dan IgA, serta pelebaran jaringan periodontal pada kondisi stres sebagai penanda kelainan periodontal. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan hewan primata untuk uji klinis dan teknik transkripsi gen (qPCR).
Penulis: Tim
Referensi: Baby Prabowo, Ani Melani Maskoen, Arief Budiarto, EM Setiawatie, Komara Ira,Yazid Harmaz, Eriska Riyanti, Irmaleny Irmaleny, Sumantri suryana, Arif Rachman. Role of IL-1β, IL-6, IL-10, IgG, IgA, PMN, Macrophage, and Cortisol on Psychological Stress Mechanisms in Periodontal Disorders. Research Journal Pharmacy and Technology. 2024;17(12):5729-7. doi: 10.52711/0974-360X.2024.00872