Universitas Airlangga Official Website

Mengungkap Hubungan antara Asal Suksesi CEO dan Biaya Audit

Sumber: Kelas Work
Sumber: Kelas Work

Penelitian ini berkaitan dengan pentingnya asal suksesi CEO dalam mempengaruhi kualitas pengawasan keuangan perusahaan, yang berujung pada biaya audit yang lebih tinggi. CEO yang dipilih dari dalam perusahaan (insider) cenderung memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang budaya dan prosedur internal perusahaan, yang memungkinkan transisi kepemimpinan yang lebih mulus. Namun, penunjukan CEO insider dapat menciptakan risiko terkait hubungan dekat antara CEO dan dewan komisaris. Hal ini dapat mengurangi tingkat pengawasan terhadap CEO dan meningkatkan risiko pengawasan yang dilakukan oleh auditor. Dampaknya, auditor mungkin harus mengeluarkan lebih banyak upaya untuk memastikan kualitas pelaporan keuangan yang akurat dan bebas dari bias, yang mengarah pada peningkatan biaya audit (Brockman et al., 2022; Oradi, 2021). Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penunjukan CEO outsider dapat meningkatkan biaya audit karena auditor menganggap CEO outsider lebih berisiko, sementara CEO insider cenderung memiliki hubungan dekat dengan dewan komisaris, yang dapat mengurangi pengawasan dan meningkatkan risiko audit (Brockman et al., 2022; Felmania, 2014; Hanafi & Santi, 2013). Ini mengarah pada hipotesis bahwa suksesi CEO dari dalam perusahaan meningkatkan biaya audit, karena auditor perlu lebih berhati-hati dalam memonitor laporan keuangan. Selain itu, reputasi pendidikan CEO, terutama yang berasal dari universitas terkemuka, dapat memoderasi hubungan ini, mengurangi risiko yang dihadapi auditor (Spiridon et al., 2021; Fassin, 2021).

Penelitian ini menggunakan data dari perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2012 hingga 2021, dengan sampel akhir sebanyak 1.564 observasi. Penelitian ini menguji pengaruh suksesi CEO dari dalam perusahaan (insider) terhadap biaya audit, serta bagaimana reputasi pendidikan CEO dapat memoderasi hubungan tersebut. Variabel utama yang digunakan adalah CEOINSIDER (apakah CEO berasal dari dalam atau luar perusahaan) dan CEOREP (reputasi pendidikan CEO yang diukur berdasarkan peringkat universitas). Biaya audit diukur dengan logaritma natural dari total biaya audit (AFEE). Metode analisis menggunakan regresi OLS, juga CEM (Coarsened Exact Matching)danHeckman two-stage untuk mengatasi masalah endogenitas dan bias seleksi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penunjukan CEO insider berhubungan positif dan signifikan dengan biaya audit, karena auditor harus melakukan lebih banyak upaya untuk mengatasi risiko yang timbul dari hubungan dekat CEO dengan dewan komisaris. Reputasi pendidikan CEO, terutama dari universitas terkemuka, dapat memoderasi hubungan ini, dengan CEO yang memiliki reputasi pendidikan yang baik cenderung menjaga tata kelola yang lebih baik dan mengurangi biaya audit. Faktor seperti ukuran perusahaan, pengalaman CEO, dan jenis auditor juga mempengaruhi biaya audit, dengan perusahaan besar dan yang diaudit oleh firma non-Big4 menunjukkan biaya audit yang lebih tinggi. Temuan ini mendukung teori Upper Echelons dan Social Identity Theory, yang menekankan pengaruh karakteristik CEO terhadap keputusan perusahaan.

Penulis: Adib Minanurohman, Iman Harymawan, Imran Haider

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:  

https://www.emerald.com/insight/content/doi/10.1108/jaee-05-2024-0217/full/pdf