UNAIR NEWS – Keterbatasan akses pendidikan bagi kalangan tertentu mendorong sejumlah mahasiswa untuk menciptakan solusi alternatif. Salah satu inisiatif hadir melalui REDUKA, sebuah platform belajar yang diinisiasi oleh Iqbal Rohim Al Farisi. Ia merupakan mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Jepang angkatan 2021 di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR). Pada awalnya, platform REDUKA pertama kali didirikan tahun 2021 oleh Iqbal bersama tiga rekannya yang kini menempuh pendidikan di universitas berbeda.




